Berita Kendari

Buronan Diciduk Polisi di Bandara Haluoleo Kendari, Hendak Terbang ke Lombok Nonton MotoGP Mandalika

Seorang pria berinisial DD (46) di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terpaksa mengurungkan niatnya untuk menonton MotoGP di Mandalika.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Kendari, AKP I Gede Pranata Wiguna 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang pria berinisial DD (46) di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terpaksa mengurungkan niatnya untuk menonton MotoGP di Mandalika.

Lantaran DD diciduk Buser 77 Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari pada Kamis (17/3/2022).

DD ditangkap di Bandara Haluoleo Kendari, saat hendak terbang ke Lombok untuk menonton ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika.

Pria tersebut ditangkap lantaran menjadi buronan polisi setelah diduga menganiaya istrinya AF (46) pada tiga pekan yang lalu.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal atau Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP I Gede Pranata menjelaskan, penangkapan bermula saat tersangka dipergoki istrinya.

Baca juga: Bareskrim Polri Tangkap Calon Tersangka Mafia Minyak Goreng Pekan Depan, Ini Modus Operandi Palaku

"DD dipergoki bersama perempuan lain di salah satu hotel di Kota Kendari, dan melakukan penganiayaan terhadap istrinya," ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (18/3/2022).

Sang istri pun melaporkan kasus tersebut ke Polresta Kendari, selanjutnya tersangka diamankan untuk diperiksa.

Setelah diperiksa sebagai saksi, DD lantas melarikan diri ke Jakarta, namun kembali ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari pun menyelidiki keberadaan tersangka dan akhirnya menciduk DD di Bandara Haluoleo Kendari.

"Dari keterangan tersangka bertujuan untuk pergi ke Mandalika untuk menonton MotoGP. Saat pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka," jelasnya.

Baca juga: UPDATE Hasil FP2 MotoGP Mandalika 2022: Pembuktian Quartararo dan Morbidelli, Duo Honda Makin Panas

Tersangka DD dijerat dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved