Minyak Goreng Langka di Sultra

Rencana Gelar Pasar Murah Minyak Goreng, Pemerintah Kota Kendari Koordinasi Hindari Kerumunan Warga

Pemerintah Kota atau Pemkot Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berencana menggelar pasar murah di Kota Kendari.

Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Kota atau Pemkot Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berencana menggelar pasar murah di Kota Kendari.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan pihaknya sementara berkoordinasi untuk pengusulan pasar murah tersebut.

Hal itu dikatakannya saat ditemui usai kegiatan pengukuhan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Kambu di Masjid Al Ikhlas Kambu, Jumat (4/3/2022).

"Hingga saat ini masih sementara koordinasi dan kita berharap pelaksanaanya bisa ditertibkan," kata Sulkarnain Kadir.

Ia menjelaskan mengacu pada pelaksanaan Bulog Sultra yang menimbulkan banyak kerumuman maka kegiatan seperti ini haruslah dipersiapkan dengan matang agar tak menimbulkan masalah baru.

Baca juga: Soal Wacana Pemisahan Belajar Siswa Sudah Vaksin dan Belum, Ini Kata Wali Kota Kendari Sulkarnain

"Tentu maksudnya bagus, rencana ini untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng tapi mungkin perlu dipersiapkan dengan matang sehingga tidak menimbulkan masalah baru," tutupnya.

Sebelumnya, ratusan ibu-ibu di Kota Kendari menyerbu minyak goreng pasar murah di Badan Urusan Logistik atau Bulog Sultra.

Kegiatan pasar murah tersebut digelar Bulog Sultra bersama Disperindag Sultra yang direncanakan berlangsung selama tiga hari pada 3 - 5 Maret 2022.

Hari pertama pelaksanaannya nampak antusias warga Kota Kendari dalam mengikuti pasar murah tersebut.

Kurang dari beberapa jam saja sebanyak 4.000 pcs minyak goreng ludes diserbu warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Antrean Warga Tidak Tertib hingga Terjadi Kerumunan, Bulog Sultra Tunda Pasar Murah Minyak Goreng

Kepala Bulog Sultra, Siti Mardati Saing mengatakan melihat antusias masyarakat pihaknya menambah 2.000 pcs sehingga menjadi 4.000 pcs yang sebelumnya ditargetkan hanya 2 ribu saja per harinya.

"Untuk gelaran pasar murah, kami lebih fokus ke minyak goreng karena kelangkaan dan harganya cukup tinggi di pasaran, kita juga menyiapkan gula pasir dan terigu," ucapnya, Kamis (3/3/2022).

Lebih lanjut, pihaknya membatasi pembelian per orangnya hanya dapat membeli tiga pcs minyak goreng saja.

Selain itu, paket lainnya masyarakat bisa membeli tiga pcs minyak goreng ditambah satu kg gula pasir dibanderol Rp50 ribu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved