OPINI

Mahasiswa FISIP UHO Kendari, Rasmin Jaya: Komersialisasi Pendidikan Mahasiswa Bisa Apa?

Akhir-akhir ini kita kembali di kejutkan dengan berbagai situasi kebijakan kampus yang mencekam mahasiswa.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Mahasiswa FISIP UHO Kendari Rasmin Jaya 

OPINI: (Rasmin Jaya) Mahasiswa FISIP UHO Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Tulisan ini berangkat dari keresahan pikir dan diskusi-diskusi sekelompok mahasiswa dalam beberapa hari terakhir mengeluhkan pembayaran UKT setiap tahunnya harus di tunaikan sebagai kewajiban menuntut pendidikan di perguruan tinggi.

Akhir-akhir ini kita kembali di kejutkan dengan berbagai situasi kebijakan kampus yang mencekam mahasiswa.

Persisnya tentang mahalnya biaya kuliah mahasiswa meski di tengah kondisi Covid-19, nama ini tak tak asing dari sebagian mahasiswa komersialisasi pendidikan namanya dalam perguruan tinggi.

Namun tak bisa ku sebutkan dari mana universitas itu berada, tinggal mahasiswa sendiri melihat, membaca dan menganalisis terkait biaya kuliah yang setiap semester kian memuncak di tambah lagi kondisi perekomian orang tau yang kian merosot di tengah badai Covid-19. 

Urusannya tak jauh dari mahalnya biaya kuliah hingga kian sulitnya mendapatkan pembayaran setiap semesternya.

Pada kasus itulah lembaga kemahasiswaan mengambil sikap berontak atau bisa memediasi berbagai keluhan mahasiswa agar kampus tak bisa dikuasai segelintir pecandu duit.

Duel untuk melawan komersialisasi pendidikan tak bisa dielukan bahkan tak hanya terjadi kali ini saja di dalam kampus, banyak taktik dan strategi yang kian di sajikan untuk melumpuhkan kebijakan tersebut.

Baca juga: OPINI: Sang Jurnalis, Antara Idealis dan Kesenjangan Ekonomi

Secara wacana memang terus dikembangkan opini yang melucuti kelemahan komersialisasi pendidikan. Tampil pula para korban langsung dari kebijakan sadis ini.

Tak jarang para aktivis mahasiswa itu turun untuk melakukan demo besar-besaran. Sikap mereka jelas yakni komersialisasi bukan solusi, perguruan tinggi bukan ladang untuk mencari laba dan keuntungan. Rakyat kian menjerit akibat kebijakan yang tak berpihak kepada mahasiswa.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved