Sulawesi Tenggara

Investasi 2021 di Sultra Pertambangan, Perikanan dan Peternakan Penyumbang Terbesar hingga 60 Persen

Dapat dijelaskan, selama tiga tahun terakhir (2019, 2020, dan 2021), realisasi investasi terus tumbuh signifikan dari segi nilai.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
(Muh Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com)
Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulawesi Tenggara (Sultra) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Nilai realisasi investasi di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus meningkat. Pertumbuhan ini berdasarkan catatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPM-PTSP ) Sultra.

Dapat dijelaskan, selama tiga tahun terakhir (2019, 2020, dan 2021), realisasi investasi terus tumbuh signifikan dari segi nilai.

Kepala Bidang Pengendalian Modal dan Informasi DPM-PTSP Sulawesi Tenggara (Sultra) Rasiun mengatakan Jumlah Proyek dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) mengalami trend kenaikan.

"Pada 2019, BKPM menargetkan investasi Sultra mencapai Rp14,14 triliun atau 1,79 persen, sementara realisasi investasi senilai Rp18,64 atau atau 2,30 persen,"ucapnya, Jumat (11/2/2022).

Lanjutnya, pada 2020 BKPM menargetkan investasi Sultra mencapai target Rp10,63 triliun atau 1,30 persen, sementara realisasi investasi senilai Rp21,13 triliun atau 198,81 persen.

Baca juga: Anjungan Teluk Kendari Jadi Wisata Baru, Sekda Nahwa Umar Harap Banyak Investor Mau Berinvestasi

Tahun berikutnya, di 2021 lalu, BKPM menargetkan target Rp21,69 triliun atau 2,48 persen, sementara realisasi investasi senilai Rp27,93 triliun atau 128,78 persen.

Rasiun menjelaskan lebih detail pada 2021, Penanaman Modal Asing (PMA) sebanyak 49 proyek dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebanyak 630 proyek, total 679 proyek.

"Realisasi investasi tahun 2021 sebesar Rp. 27.934.335.576.740 dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 14.702 orang,"tutur Rasiun.

Kata dia, pencapaian realisasi investasi yang tiap tahunnya semakin meningkat hal itu didukung oleh tiga sektor antara lain primer, sekunder dan tersier.

Baca juga: BEI Sulawesi Tenggara Siap Tambah Galeri Investasi di 2022 hingga ke Tingkat SMA dan SMK

Di sektor primer perikanan perkebunan dan peternakan, sektor sekunder yakni PT Virtue Dragon Nickel Industry, PT Obsidian Stainless Stell dan Pabrik Gula Prima Alam Gemilang menyumbang realisasi investasi 60 persen.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved