Berita Kendari

Penertiban Lapak PKL Dekat Anjungan Teluk Kendari, Sejumlah Pedagang Minta Ganti Rugi

Puluhan petugas Satpol PP, Dishub Kendari serta TNI-Polri mulai menertibkan lapak para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tambat labuh

Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Muhammad Israjab
(Husni Husein/TribunnewsSultra.com)
Pemerintah Kota (pemkot) Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai melakukan penertiban lapak dagangan Pedaging Kaki Lima (PKL), Jumat (4/2/2022) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Puluhan petugas Satpol PP, Dishub Kendari serta TNI-Polri mulai menertibkan lapak para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tambat labuh Teluk Kendari, Jumat (4/2/2022).

Atas tindakan penertiban ini, sejumlah pedagang mengaku tak bisa menerika sebab tindakan petugas dinilai arogan.

Padahal dari surat penyampaian penertiban hanya untuk PKL di bahu jalan.

"Adanya pembongkaran paksa ini kami merasa terlecehkan karena menerima surat peringatan untuk pengosongan adalah yang di bahu jalan," kata Irwan, seorang pedagang.

Baca juga: Jelang Peresmian Wahana Bermain di Teluk Kendari, Satpol PP Tertibkan PKL Kerahkan Alat Berat

Irwan menuturkan dirinya bersama puluhan pedagang lainnya sebetulnya mendukung penertiban dilakukan petugas.

Disebutkannya, hal itu bentuk upaya terselenggaranya pembukaan peresmian Anjungan Teluk Kendari berjalan dengan baik.

"Namun kami tidak terima ini pembongkaran paksa dengan kabel-kabel kami diputus. Sementara perhubungan belum menyerahkan ke Perumda," tuturnya.

Irwan dan puluhan pedagang lainnya menerangkan atas kejadian ini mereka tak meminta ganti rugi.

Baca juga: Sat Lantas Polres Konawe Sulawesi Tenggara Bakal Tindak Kendaraan ODOL Membandel

Hanya saja kata dia, tidakan penertiban secara mendadak dirasanya ini sangat disayangkan, karena tak ada surat yang dilayangkan untuk para pedagang.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kendari, La Ode Abdul Manas Salihin mengatakan dua minggu sebelum penertiban ini telah dilakukan sosialisasi.

"Dua minggu sebelum ini kami lakukan sosialisasi bersama Satpol PP dan terkait pemutusan kabel listrik dari warga kami tidak putus," katanya.

Lanjutnya, Ia menyebutkan kabel yang diputuskan merupakan kabel-kabel yang alirannya merekat pada lampu jalan.(*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved