Dugaan Jual Beli Kamar di Lapas Cipinang, Napi Ungkap Harus Bayar agar Bisa Tidur Beralas Kardus

Muncul dugaan praktik jual beli kamar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Editor: Ifa Nabila
indianexpress.com
Ilustrasi penjara. Muncul dugaan praktik jual beli kamar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Muncul dugaan praktik jual beli kamar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Disebutkan bahwa narapidana harus membayar sejumlah uang demi mendapat fasilitas tertentu dari tahanan.

Bahkan setelah membayar pun fasilitas yang didapat masih tidak layak.

Adapun uang yang diserahkan dari warga binaan itu diserahkan pada sipir.

Sementara itu, kepala lapas malah tidak tahu menahu soal kasus jual beli kamar ini.

Baca juga: Modus Habib Yusuf Alkaf Cabuli 2 Santriwati di Studio: Minta Pijatan Iming-iming Awet Muda

Diketahui, kasus ini diungkapkan oleh seorang warga binaan permasyarakatan (WBP).

Penghuni Lapas Cipinang berinisial WC, mengatakan ia dan narapidana lainnya harus membayar uang untuk dapat tidur beralaskan kardus. 

Pembayaran terkait jual beli kamar tersebut dilakukan tiap minggunya.

"Besarnya tergantung tempat tidur yang dibeli. Kalau tidur di lorong dekat pot dengan alas kardus itu Rp30.000 per satu minggu. Istilahnya beli tempat," kata WC saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (3/2/2022), dikutip dari TribunJakarta.com.

Baca juga: Seperti Tahanan, Komnas HAM Sebut Ada Dugaan Pelanggaran HAM di Kerangkeng Manusia Bupati Langkat

Menurutnya, uang yang dibayarkan terkait jual beli kamar tersebut akan diserahkan kepada sipir.

Ia juga mengatakan ada narapidana lain yang harus mengeluarkan uang lebih untuk mendapat tempat tidur yang lebih bagus. 

"Nanti duitnya diserahkan dari ke sipir, di sini seperti itu. Kalau untuk tidur di kamar lebih mahal, antara Rp5 hingga 25 juta per bulan. Biasanya mereka yang dapat kamar itu bandar narkoba besar," ujar WC.

Respons Kalapas Cipinang 

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Tony Nainggolan, membantah pengakuan seorang narapidana terkait adanya praktik jual beli kamar di lapas. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved