Berita Sulawesi Tenggara

Pemprov Sultra Dulang Rp137 Miliar dari Pajak Pemutihan Kendaraan Bermotor, Kota Kendari Tertinggi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendulang Rp137 miliar dari pemutihan atau keringanan pajak kendaraan bermotor.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Risno Mawandili
Muhammad Ridwan Kadir/Tribunnewssultra.com
Sekretaris Bapenda Sulawesi Tenggara, Suharmin Arfad. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendulang Rp137 miliar dari pemutihan atau keringanan pajak kendaraan bermotor.

Dari pajak tersebut, penerimaan tertinggi Pemprov Sultra berasal dari Kota Kendari sebesar Rp72 miliar.

Pemprov Sultra memberikan keringanan bagi para penunggak pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Pemutiah pajak kendaraan bermotor tersebut telah digelar sesuai instruksi yang tertuang dalam Keputusan Gubernur Sultra nomor 614 tahun 2021, tentang pemberian keringanan atau pembebasan tunggakan pajak kendaraan bermotor dan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sultra, Suharmin Arfad mengatakan, pemprov menerima Rp137 miliar setelah pelaksanaan pemutihan pajak kendaraan bermotor yang berakhir Januari 2022.

Baca juga: Sekda Nahwa Umar Tutup Gelaran MTQ XXIX Kendari Tahun 2022, Ingatkan Arti Pentingnya Al-Quran

"Dari total angka tersebut terdapat tiga kabupaten kota di Sultra yang berkontribusi terhadap penerimaan pemutihan pajak," jarnya di Kendari, Rabu (2/2/2022).

Ia merincikan, angkat terbesar penyumbang penerimaan pajak kendaraan bermotor adalah Kota Kendari dengan nominal mencapai Rp72 miliar.

Angka itu berasal dari 40.061 kendaraan bermotor yang telah melakukan pembaharuan pajak.

Lebih rinci lagi, total kendaraan bermotor di Kota Kendari tersebut terbagi dari 13.463, dan roda dua 26.598.

Total denda dari 40.061 kendaraan bermotor di Kota Kendari itu mencapai Rp180 juta.

Baca juga: BPS Sulawesi Tenggara Catat Desember 2021 Jumlah Tamu Asing 18 Orang, Domestik Capai 29.662

"Kemudian posisi kedua yakni Kabupaten Kolaka sebesar Rp12 miliar, dengan jumlah sebanyak 13.825 kendaraan, dengan total denda senilai Rp11 juta," katanya.

"terbagi diantaranya kendaraan roda empat sebanyak 2.939, dan kendaraan roda dua mencapai 10.886." tambahnya.

Untuk posisi ketiga, pajak pembaharuan kendaraan bermotor tertinggi dipegang oleh Kota Baubau yang mencapai angak Rp10 miliar.

Angka itu berasal dari 15.055 kendaraan yang menunggak pajak dan dendanya mencapai Rp16 juta.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved