Berita Sulawesi Tenggara

LENGKAP Daftar 7 Wilayah di Sulawesi Tenggara Rawan Bencana Tanah Longsor Februari 2022

Data tersebut disampaikan melalui surat Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Edi Budi Lelono kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi.

Penulis: Laode Ari | Editor: Muhammad Israjab
Tribun Timur
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (SDM) merilis data wilayah Sulawesi Tenggara yang berpotensi tanah longsor saat cuaca buruk. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (SDM) merilis data wilayah Sulawesi Tenggara yang berpotensi tanah longsor saat cuaca buruk.

Data tersebut disampaikan melalui surat Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Edi Budi Lelono kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi.

Surat bernomor 72/GL.03/BGL/2022 dikeluarkan Badan Geologi ESDM pada 27 Januari 2022.

Dalam surat berisi perintah upaya mitigasi dan kesiapsiagaan pemerintah serta masyarakat di Sultra untuk mengantisipasi potensi gerakan tanah atau tanah longsor.

Baca juga: Ini Sejumlah Wilayah di Konawe Sulawesi Tenggara yang Berpotensi Terjadi Bencana Tanah Longsor

Badan Geologi juga menunjukan peta wilayah dengan prakiraan potensi tanah longsor di Provinsi Sulawesi Tenggara periode bulan Februari 2022.

Peta tersebut memuat informasi umum wilayah kecamatan di seluruh kabupaten dan kota di Sultra yanv berpotensi menimbulkan gerakan tanah.

Pemetaan wilayah berdasarkan hasil tumpang susun (oberlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakitaan curah hujan bulanan di BMKG.

Dengan peta tersebut bisa menjadi rujukan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengantisipasi adanya tanah longsor saat curah hujan diatas normal.

Ini Sejumlah Wilayah di Konawe Sulawesi Tenggara yang Berpotensi Terjadi Bencana Tanah Longsor
Ini Sejumlah Wilayah di Konawe Sulawesi Tenggara yang Berpotensi Terjadi Bencana Tanah Longsor (Istimewa)

Berikut ini data wilayah Sultra dengan kriteria potensi menengah hingga tinggi terjadi tanah longsor:

1. Kota Kendari ( menengah- tinggi), yakni Abeli, Baruga, Kadia, Kambu, Kendari, Kendari Barat, Mandonga, Poasia, Puuwatu dan Wuawua.

2. Kolaka (menengah-tinggi) antara lain Baula, Iwoimendaa, Kolaka, Latambaga, Pomalaa, Samaturu, dan wolo.

3. Kolaka Timur (menengah-tinggi), yakni Lalolea, Mowewe, Tinondo, Tirawuta, Uesi, dan Uluiwoi.

4. Kolaka Utara, (menangah-tinggi) yakni Batuputih, Katoi, Kodeoha, Lambai, Lasusua, Ngapa, Pakue, Pakue Tengah, Pakue Utara, Porehu, Ranteangin, Tiwu, Tolala, dan Wawo.

Baca juga: Dijadikan Tersangka dan Langsung Ditahan, Edy Mulyadi Bakal Ajukan Penangguhan Penahanan

5. Konawe (menengah-tinggi), Abuki, Amonggedo, Anggaberi, Asinua, Besulutu, Bondoala, Konawe, Lalonggasumeeto, Lambuya, Latoma, Meluhu,

6. Konawe Selatan (menengah-tinggi) yakni Angata, Baito, Benua, Buke, Konda, Laeya, Landono, Moramo Utara, Mowila, Palangga, Ranomeeto, Ranomeeto Barat, dan Wolasi.

7. Konawe Utara (menengah-tingggi) yakni Andowia, Asera, Langgikima, Lasolo, Molawe, Oheo, dan wiwirano. (*)

(Tribunnewssultra.com/La Ode Ari)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved