Berita Kendari

Sosialisasi Penghapusan Tenaga Honorer pada 2023 ke OPD, BKPSDM Kendari Tunggu Instruksi Pusat

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Kendari menunggu instruksi pusat untuk sosialisasi penghapusan tenaga honorer.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Kepala BKPSDM Kota Kendari Sudirham 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari menunggu instruksi untuk sosialisasi penghapusan tenaga honorer.

Diketahui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan penuntasan tenaga honorer di instansi pemerintah ditargetkan selesai tahun depan.

Hal ini sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2019 tentang Manajemen PPPK.

“Terkait tenaga honorer, melalui PP diberikan kesempatan untuk diselesaikan sampai dengan tahun 2023,” ujar Tjahjo dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin (17/1/2022).

Menpan RB Tjahjo Kumolo mengatakan jika hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) status pegawai pemerintah pada 2023 hanya ada dua pilihan.

Baca juga: BKPSDM Kendari Belum Pastikan Seleksi SKD CPNS Berlangsung 2 September 2021

Di antaranya, kata dia, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Sesuai UU ASN, paling lambat 2023 status pegawai pada instansi pemerintah hanya ada dua pilihan, yaitu PNS atau PPPK," ujar Tjahjo.

Menanggapi hal itu, Kepala BKPSDM Kota Kendari Sudirham mengatakan akan menindaklanjuti segera aturan tersebut.

Namun, pihaknya, masih menunggu arahan dari pusat karena akan ada petunjuk teknis yang harus dilakukan.

"Sesuai dengan aturan yang ada, tugas kita ini memastikan aturan itu berjalan seperti apa yang diharapkan," kata Sudirham kepada TribunnewsSultra.com, saat ditemui di kantornya, Jumat (21/1/2022).

Baca juga: 31 Pelamar CPNS 2021 Kota Kendari Lolos Seleksi Administrasi Usai Sanggahan Diterima BKPSDM

"Tentunya aturan itu memiliki prosedur yang sudah ditetapkan, sehingga langkah-langkah BKPSDM adalah melaksanakan tindak lanjut dari hasil aturan-aturan yang dikeluarkan," tegasnya.

Sudirham menyampaikan jumlah honorer di Kota Kendari dari data terakhir sekiranya kurang lebih ada 3.000 tenaga honorer.

Hanya saja, angka tersebut belum bisa dipastikan karena bersifat fluktuatif, apalagi saat ini masih dalam proses perubahan perpanjangan SK tenaga honorer di tahun 2022.

Sehingga, kata dia, angka stabil jumlah tenaga honorer dapat dilihat di bulan Maret 2022 mendatang.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved