Wali Kota Baubau Berpulang

Cerita Dibalik Pengangkatan Plt Wali Kota Baubau, Wawali Diminta Balik ke Rujab saat Antar Jenazah

Cerita dibalik pengangkatan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
harjum try
Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Cerita dibalik pengangkatan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Wali Kota Baubau, resmi dijabat Plt, setelah pejabat sebelumnya, Abdul Sajid Tamrin meninggal dunia, pada Kamis (13/1/2022) sore.

AS Tamrin berpulang di Rumah Sakit Omni Pulomas Jakarta, usai menderita sakit selama sekira satu bulan.

Jenazah almarhum AS Tamrin pun diterbangkan ke Kota Baubau, pada Jumat (14/1/2022) sekira pukul 09.00 Wita.

Jenazah kader Partai Amanat Nasional (PAN) itu dimakamkan di Pemakaman Keraton Buton, Kota Baubau, pada Jumat malam.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi Serahkan SK Plt Wali Kota Baubau ke La Ode Ahmad Monianse

Namun, dalam masa berkabung, Gubernur Sultra Ali Mazi langsung mengalihkan tampuk kekuasaan ke tangan Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse.

La Ode Ahmad Monianse bercerita, saat dirinya tengah dalam perjalanan mengantar jenazah almarhum AS Tamrin ke pemakaman, tiba-tiba diminta balik ke Rujab.

"Tiba-tiba ajudan Gubernur Sultra Ali Mazi, meminta saya untuk balik," ungkap La Ode Ahmad Monianse kepada TribunnewsSultra.com, pada Sabtu (15/1/2022).

"Karena pak gubernur tidak punya kesempatan lagi selain semalam, sebab beliau akan konsentrasi memperingati 100 hari meninggalnya ibunya," sambungnya.

Penyerahan SK Wali Kota Baubau digelar di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Provinsi Sultra.

Baca juga: Wali Kota Baubau AS Tamrin Dimakamkan di Samping Makam Ibu, Pemakaman di Kawasan Keraton Buton

Penyerahan SK Plt tersebut, setelah Wakil Wali Kota Baubau Abdul Sajid Tamrin meninggal dunia di Jakarta, pada Kamis (13/1/2022) sore.

Ahmad Monianse mengatakan, pertimbangan Gubernur Sultra Ali Mazi menyerahkan SK itu agar tak terjadi kekosongan jabatan.

"Gubernur Sultra berpesan agar berhati-hati dan jadikan aturan sebagai rujukan," tutur La Ode Ahmad Monianse.

Setelah menerima SK Plt ini, dirinya akan menyampaikan secara langsung kepada para organisasi perangkat daerah (OPD) pada Senin pekan depan.

"Saya akan menuntaskan apa yang menjadi cita-cita almarhum Wali Kota Baubau AS Tamrin," tandasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved