Breaking News:

Berita Konawe

Soal Dugaan Penyerobotan Lahan Makam Raja Pakandeate, DPRD Konawe Bakal Gelar Rapat Dengar Pendapat

DPRD Konawe bakal menggelar Rapat Dengar Pendapat dugaan penyerobotan lahan situs Makam Raja Pakandeate di Desa Lerehoma, Kecamatan Anggaberi.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Arman Tosepu
Ketua DPRD Konawe, Dr Ardin Soal Dugaan Penyerobotan Lahan Makam Raja Pakandeate, DPRD Konawe Bakal Gelar Rapat Dengar Pendapat 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - DPRD Konawe bakal menggelar Rapat Dengar Pendapat dugaan penyerobotan lahan situs Makam Raja Pakandeate di Desa Lerehoma, Kecamatan Anggaberi.

"Kita tindak lanjuti dan keputusannya juga akan kita ambil bersama-sama," kata Ketua DPRD Konawe, Dr Ardin saat menemui sejumlah massa aksi, Senin (10/1/2022).

Dr Ardin menjelaskan, pihaknya bakal mengundang instansi yang bertanggung jawab dengan persoalan tersebut.

Ia berjanji, DPRD Konawe menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing pada hari Kamis (13/1/2022).

"Nanti di sini kita diskusikan mencari kebenaran, bermusyawarah mencari solusinya," lanjut Ketua DPRD Konawe.

Baca juga: Dikbud Konawe Bakal Kawal Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan Situs Cagar Budaya Makam Raja Pakandeate

Dr Ardin bilang, pihaknya juga akan menjalankan apa yang menjadi kewenangan DPRD Konawe sesuai tugas pokok dan fungsi lembaga.

Unjuk Rasa

Sebelumnya, sejumlah massa aksi dari Pemerintah Desa Lerehoma, Kecamatan Anggaberi bersama Ormas dan LSM Lipan menggelar unjuk rasa di Dikbud Kabupaten Konawe, Senin (10/1/2022).

Unjuk rasa itu terkait dugaan penyerobotan lahan situs cagar budaya Makam Raja Pakandeate (Tutuwi Motaha).

Mereka menuding, penyerobotan lahan tersebut dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab di Desa Lerehoma.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved