Breaking News:

Anak Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Ade Pupitasari Sebut OTT KPK Upaya Pembunuhan Karakter

Anak Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Ade Puspitasari menuding OTT KPK tak berdasarkan alat bukti dan ada upaya pembunuhan karakter.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
via Kompas.com
Putri Wali Kota Bekasi non aktif Rahmat Effendi, Ade Puspitasari menyebut Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjaring ayahnya merupakan upaya pembunuhan karakter. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Putri Wali Kota Bekasi non aktif Rahmat Effendi, Ade Puspitasari menyebut Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjaring ayahnya merupakan upaya pembunuhan karakter.

Ade Puspitasari yang merupakan Ketua DPD Golkar ini menuding bahwa OTT KPK yang berhasil menyeret sang ayah, Rahmat Effendi, tak berdasarkan bukti.

Hal itu disampaikan Ade saat berbicara di sebuah forum di DPD Golkar Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar).

Ade mengatakan bahwa, saat penangkapan sang ayah, tak ada uang sepeser pun yang disita KPK dari Rahmat Effendi.

Putri Wali Kota Bekasi non aktif Rahmat Effendi, Ade Puspitasari menyebut Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjaring ayahnya merupakan upaya pembunuhan karakter.
Putri Wali Kota Bekasi non aktif Rahmat Effendi, Ade Puspitasari menyebut Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjaring ayahnya merupakan upaya pembunuhan karakter. (Tangkapan Layar Youtube Kompas TV)

"Bahwa Pak Wali beserta KPK tidak membawa uang dari pendopo (lokasi OTT)" tegas Ade seperti dikutip TribunnewsSultra.com dari kanal Youtube Kompas TV, Senin (10/1/2022).

Baca juga: KPK Ungkap Kronologi OTT Kasus Suap dan Lelang Jabatan yang Libatkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

Ade pun menyatakan bahwa uang yang dijadikan alat bukti KPK, bukan uang milik Rahmat Effendy, melainkan berasal dari pihak ketiga.

"Uang yang ada di KPK itu uang yang ada di luar, dari pihak ketiga, dari kepala dinas, dari camat. Itu pengembangan, tidak ada OTT," terang Ade.

"Memang itu pembunuhan karakter." lanjutnya.

Bantahan KPK

Sementara itu, KPK meberikan tanggapan mengenai tudingan Ade terhadap OTT terhadap Wali Kota Bekasi non aktif Rahmat Effendi yang tak berdasarkan bukti dan merupakan upaya pembunuhan karakter ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved