Breaking News:

Berita Kendari

Prof Dr Andi Bahrun Kembali Dilantik Sebagai Rektor Universitas Sulawesi Tenggara Periode 2021-2025

Andi Bahrun kembali terpilih sebagai rektor Universitas Sulawesi Tenggara atau Unsultra. periode 2021-2025 yang berlangsung di Gedung Unsultra, Jumat

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
(Husni Husein/TribunnewsSultra.com)
Andi Bahrun kembali menjadi Rektor Universitas Sulawesi Tenggara atau Unsultra 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Prof Dr Andi Bahrun kembali terpilih sebagai rektor Universitas Sulawesi Tenggara atau Unsultra.

Hal itu di tandai dengan pelantikannya menjadi rektor Universitas Sulawesi Tenggara periode 2021-2025 berlangsung di Gedung Unsultra, Jumat (31/12/2021).

Rektor Unsultra, Prof Dr Andi Bahrun mengatakan terpilihnya kembali sebagai rektor akan melakukan sejumlah terobosan.

"Kita akan membuat universitas ini menjadi perguruan tinggi memiliki indeks kinerja lebih baik dari capaian sebelumnya," katanya.

lebih lanjut Unsultra merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta dengan indeks perguruan tinggi yang baik.

Baca juga: Teknik Sipil Unsultra Gelar Reuni Akbar, Anggota DPR RI Ridwan Bae Dilantik Ketua IKA Alumni

"Berintegrasi merupakan poin, untuk itu kita dorong dengan memperkuat kegiatan para dosen agar mendapatkan pengakuan tidak hanya dalam negeri tapi juga diluar negeri," jelasnya.

Seperti karya jurnal internasional ataupun nasional capaian ini akan dengan mudah terlaksana.

"Tetapi tidak akan mungkin mendapat jurnal internasional yang baik tentu diawali dengan penelitian yang baik," ungkapnya.

Prof Dr Andi Bahrun mengungkapkan kesemua itu yang lebih penting ialah kegiatan penelitian berbasis pengabdian masyarakat.

Baca juga: Nur Amaliah Jadi Wisudawan Terbaik Unsultra, Rektor Harap Dapat Terus Tingkatkan Kemampuan Diri

"Jadi penelitian itu dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat melalui kegitan pengabdian masyarakat," terangnya.

Orang nomor satu di Unsultra ini turut menuturkan bentuk kerja sama dalam negeri juga akan diperkuat serta luar negeri akan lebih didorong.

"Kita sudah rintis perkuliahan dengan 2 perguruan tinggi baik perguruan tinggi yang ada di Malaysia dan Filipina," tuturnya.

Tekadnya, kedepan bukan hanya pertukaran pelajar antar mahasiswa melainkan juga membentuk kelas internasional.

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved