Breaking News:

Berita Ekonomi

Perusahaan Tambang Nikel Paling Mendominasi di Sulawesi Tenggara, Terbanyak di Konawe Utara

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat terdapat 189 perusahaan pertambangan yang tersebar di Sultra.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
Ilustrasi
Tambang Nikel yang Beroperasi di Sulawesi Tenggara 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat terdapat 189 perusahaan pertambangan yang tersebar di Sultra.

Sebanyak 138 di antaranya perusahaan tambang nikel yang paling mendominasi dengan persentase 73 persen yang tersebar di 11 kabupaten dan kota.

Pertambangan dan penggalian memiliki peranan penting dalam perekonomian di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala BPS Sultra Agnes Widyastuti mengatakan berdasarkan jenis bahan tambang terdapat 189 perusahaan pertambangan yang lokasinya terbagi di 12 kabupaten dan kota di Sultra.

"Jenis bahan tambang yang digali beragam macamnya seperti aspal, nikel, emas, kromit, pasir besi, tembaga, dan mangan," ucapnya, Rabu (29/12/2021).

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Cuaca Ekstrem Kamis 30 Desember 2021 Hujan Lebat & Angin Kencang di Wilayah Ini

Katanya, dari 189 perusahaan terdapat 138 perusahaan tambang nikel, 3 perusahaan tambang aspal, 11 perusahaan tambang emas.

Kemudian, 4 perusahaan tambang kromit, 1 perusahaan tambang pasir besi, 1 perusahaan tambang mangan, dan 1 perusahaan tambang tembaga.

"Daerah yang memiliki jumlah perusahaan tambang nikel terbanyak yaitu Kabupaten Konawe Utara sebanyak 50 perusahaan," katanya.

Lebih lanjut, sementara tambang aspal terbanyak berada di Kabupaten Buton yaitu 29 perusahaan, dan perusahaan tambang emas terbanyak berada di Kabupaten Bombana sebanyak 10 perusahaaan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved