Berita Ekonomi

Bank Sultra Gelar Media Mate'Ship di Hotel Claro Kendari, Inovasi Produk dan Layanan Jadi Fokus 2022

Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Media Mate'Ship di Hotel Claro Kendari, Kota Kendari, Senin (27/12/2021).

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Talkshow Media Mate'Ship Bank Sultra di Hotel Claro Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (27/12/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Media Mate'Ship di Hotel Claro Kendari, Kota Kendari, Senin (27/12/2021).

Tujuan dari kegiatan tersebut yakni Bank Sultra ingin mempererat hubungan bersama insan pers baik media online maupun cetak di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Direktur Utama (Dirut) Bank Sultra Abdul Latif mengatakan pencapaian kinerja BPD Sultra cukup membahagiakan pada 2021 karena tak lepas dari peran media.

"Pencapaian yang membahagiakan tersebut karena peran media yang telah menyampaikan informasi kepada masyarakat Sulawesi Tenggara," ucapnya.

Lebih lanjut, Abdul Latif menuturkan tujuan digelarnya kegiatan serta talkshow ini dalam rangkaian Media Mate'Ship yakni agar dapat menjadi sahabat yang baik bagi Bank Sultra.

Baca juga: Resmikan Pabrik Smelter di Morosi Konawe, Presiden Jokowi Larang Ekspor Nikel, Apresiasi Pembangunan

Katanya bentuk sinergitas yang baik ini diharapkan dapat terbangun bukan hanya jangka pendek saja melainkan keberlanjutan terus menerus.

"Ke depannya pada 2022, Bank Sultra akan memperbaiki produk dan layanan, karena mengingat tantangan saat ini adalah digitalisasi," ungkapnya.

Dirut Bank Sultra mengatakan ke depannya akan tingkatkan layanan dengan menghadirkan mobile banking sebagai upaya dalam memberikan kemudahan kepada nasabah.

Kemudahan tersebut, kata Abdul Latif, nantinya akan digunakan untuk segala keperluan pembayaran keuangan.

Di tempat yang sama Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UHO, Dr Rivi Handayani mengatakan pentingnya dalam meramu sebuah berita.

Baca juga: Menteri PUPR Tinjau Pembangunan Bendungan Ameroro dan Jembatan Rahabangga di Konawe Sultra

Katanya berita tersebut yang akan disajikan kepada masyarakat nantinya merupakan news yang berkualitas dengan penjelasan yang detail.

"Artinya dalam membuat suatu berita pentingnya penjelasan yaitu dengan menggunakan story telling, agar pembaca turut merasakan berada di dalam narasi tersebut," tuturnya.

Sementara itu, Dosen UMK Kendari Dr Rudy Iskandar Ichlas menjelaskan sedikit terkait UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers dan UU ITE.

Menurutnya, dalam peraturan yang ada tersebut sudah dijelaskan seseorang masuk kriteria wartawan atau tidak.

"Kemudian seorang yang betul menjadi wartawan harus masuk dalam perusahaan pers dengan mempunyai legalitas," ucapnya.

Baca juga: Momen Presiden Jokowi Keluar dari PT VDNI Konawe Sultra, Disambut Ribuan Karyawan, Berebut Kaus

Dr Rudy mengingatkan agar wartawan harus lebih berhati-hati dalam membuat suatu berita tak boleh sembarangan. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved