Breaking News:

Rusuh di Wakatobi

Kerusuhan di Wakatobi, Wakapolda Sultra Duga Warga Kecewa Kinerja Polisi Tangani Kasus Penikaman

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara atau Wakapolda Sultra Brigjen Pol Waris Agono merespons kerusuhan di Kabupaten Wakatobi.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara atau Wakapolda Sultra Brigjen Pol Waris Agono merespons kerusuhan di Kabupaten Wakatobi. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, WAKATOBI - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara atau Wakapolda Sultra Brigjen Pol Waris Agono merespons kerusuhan di Kabupaten Wakatobi.

Menurut dia, kasus bentrok di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sultra dipicu salah paham masyarakat dengan penyelidikan polisi terkait kasus penikaman.

Diketahui, kerusuhan pecah di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Selasa (21/12/2021) sekira pukul 18.15 Wita.

Kerusuhan terjadi saat polisi sedang memeriksa saksi dan korban kasus penikaman di Desa Mola Samaturu, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sultra.

Akibatnya, sejumlah polisi yang hadir dalam pemeriksaan kala itu, berupaya melarikan diri dari lemparan batu tersebut.

Baca juga: BPBD Sulawesi Tenggara Sebut Kendari, Wakatobi, Muna Barat Terdampak Kerusakan Akibat Cuaca Buruk

Satu motor dinas milik Brigadir Jumarto Bhabinkamtibmas Desa Mola Samaturu, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sultra dibakar massa.

Brigadir Jumarto juga sempat terkena lemparan batu di bagian dada saat berusaha menyelamatkan diri dari amukan massa.

"Menurut saya mungkin masyarakat di sana salah paham, sebenarnya petugas membawa saksi untuk mendatangi TKP, mencocokkan keterangan saksi," kata Brigjen Pol Waris Agono di Mapolda Sultra, Jumat (24/12/2021).

Selain itu, kata Brigjen Pol Waris Agono, ia menduga kelompok masyarakat yang menjadi korban merasa terintimidasi dan kecewa dengan kinerja polisi sehingga membuat kerusuhan.

"Beberapa orang sudah kami mintai keterangan, penetapan tersangka kan tidak boleh sembarangan, tapi berdasarkan bukti-bukti di lapangan," tandasnya.

Baca juga: Kapolres Wakatobi Minta Warga Bersaksi Bantu Polisi Cari Pelaku Penikaman, Agar Segera Ditangkap

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved