Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Dinkes Sultra Genjot Capaian Vaksinasi dan Perketat Penyekatan Cegah Covid-19 Varian Omicron

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara atau Dinkes Sultra telah berupaya untuk pencegahan Covid-19 varian Omicron.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ La Ode Ari
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Usnia 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara atau Dinkes Sultra telah berupaya untuk pencegahan Covid-19 varian Omicron.

Berbagai upaya tersebut di antaranya mempercepat capaian vaksinasi di seluruh daerah di Sulawesi Tenggara.

Selain itu, memperketat penyekatan jalur darat dan laut saat Natal 2021dan Tahun Baru 2022 atau Nataru.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Usnia, mengatakan, sudah berkoordinasi dengan pihak satgas terkait dua langkah pencegahan tersebut.

"Upaya pencegahan dengan capaian vaksinasi. Kemudian perketat pintu masuk seperti di bandara, jalur angkutan darat dan laut," ucap Usnia, saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin (20/12/2021).

Baca juga: 210 Personil Brimob Polda Bali Bantu Polda Sultra Pengamanan Pascabentrok Kendari

Ia berharap dua langkah itu bisa mencegah Covid-19 varian Omicron yang saat ini mulai masuk ke Indonesia.

Usnia menjelaskan, untuk capaian vaksinasi di Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini berada di angka 57 persen.

"Mudah-mudahan hingga akhir Desember 2021 bisa mencapai 70 persen," kata dia.

Dari capaian itu, Kota Kendari yang paling tinggi pelaksanaan program vaksinasi, sementara Buton Tengah yang terendah.

Adik Gubernur Sultra Ali Mazi ini juga menambahkan, selain vaksinasi tahap 2 untuk masyarakat, pelajar, dan pekerja, vaksinasi booster juga terus dilakukan untuk tenaga kesehatan.

Baca juga: Pemkot Kendari Salurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial Kemensos ke 23 Lansia Kelurahan Bende

"Kalau vaksin booster hampir seluruh nakes sudah divaksin," lanjut Usnia.

Kepala Dinas Kesehatan Sultra ini juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan atau prokes untuk mencegah varian Omicron tersebut.

"Tentunya kami harap masyarakat tetap taat prokes dan menerapkan pola hidup sehat," tutur Usnia. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved