Breaking News:

Perum Damri Kendari Minta Maaf Kepada Masyarakat Desa Labasa

Permintaan maaf diucapkan menyusul polemik yang terjadi pada salah satu desa, rute bus Damri Kendari-Mawasangka, Provinsi Sultra tersebut.

Editor: Risno Mawandili
Kompas.com
Ilustrasi - Foto bus Purum Damri 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Manajemen Perusahaan Umum atau Perum Damri Kendari, meminta maaf kepada masyarakat Desa Labasa, Kecamatan Tongkuno Selatan, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Permintaan maaf diucapkan menyusul polemik yang terjadi pada salah satu desa, rute bus Damri Kendari-Mawasangka, Provinsi Sultra tersebut.

Hal itu terkait penyebutan nama desa tersebut dalam memberi keterangan operasional bus Damri rute Kendari-Mawasangka.

"Kami atas nama manajemen Damri meminta maaf atas kesalahpahaman ini," kata Manager Usaha Perum Damri Cabang Kendari, Dadang Rahmat, di kantor TribunnewsSultra.com, kompleks Ruko Wixel, Jalan Edy Sabara, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Rabu (15/12/2021) malam.

Dadang didampingi sopir Damri rute Kendari-Mawasangka Abdul Haris Wally menyampaikan permintaan maaf kepada warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda, Desa Labasa. (*)

Baca juga: Intip Suasana Terminal Baruga Kendari, Lengang Tak Banyak Penumpang, Deretan Damri, Pedagang Asongan

Baca juga: Bus Damri Rute Kendari-Tondasi Nyaris Masuk Jurang di Jalur Wolasi Konawe Selatan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved