Diduga Kesetrum, Pelajar SMP di Makassar Ditemukan Tewas di Genangan Air Dekat Tiang Listrik

Muh Raditya Punggawa S (14), pelajar SMP di Makassar ditemukan meninggal didekat tiang listrik kompleks perumahan, diduga tewas tersengat listrik.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
deccanherald.com
Ilustrasi jenazah siswa SMP di Makassar Sulawesi Selatan yang tewas diduga akibat tersengat listrik saat bersepada di kawasan yang tergenang banjir. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Nasib tragis menimpa seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), lantaran harus kehilangan nyawa saat tengah asyik bersepeda.

Diduga, ia meninggal dunia karena tersengat listrik di kawasan yang sedang tergenang banjir.

Dilansir TribunnewsSultra.com dari Tribunnews.com, Muh Raditya Punggawa S (14), pelajar SMP di Kota Makassar ditemukan tewas di komplek perumahan Jl Talasapang 2, Kecamatan Rappicini, Makassar, Selasa (7/12/2021) sore.

Raditya diketahui merupakan warga Jalan Tidung Vi Setapak 4, Kecamatan Rappicini Makassar.

Korban diduga meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik ketika sedang bersepeda di sekitar kompllek perumahan tersebut.

Baca juga: Pemuda Tewas di Selokan Diduga Dibunuh, Hasil Autopsi Korban seperti Ditenggelamkan Paksa

Kronologi

Dilansir TribunnewsSultra.com dari Tribun-Timur.com, adapun peristiwa mengenaskan itu terekam kamera.

Berdasarkan rekaman video dan foto yang dihimpun, jasad korban nampak memakai kaos berwarna merah.

Raditya tergeletak dengan posisi terlentang di dalam genangan air di badan jalan setapak.

Ketika melewati gundukan jalan yang tak jauh dari tiang listrik, sepeda yang dikendarai Raditya tiba-tiba oleng kehilangan kendali.

Hingga akhirnya korban pun terjatuh dan tak sadarkan diri.

Baca juga: ODGJ di Cengkareng Habisi Nyawa Ibu, Sempat Ngaku ke Tetangga Korban Tewas akibat Jatuh dari Tangga

Warga setempat yang hendak menolong, mengurungkan niatnya untuk menarik jasad Raditya, karena diakui sempat merasakan aliran listrik saat mendekati korban.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Rappicini Kompol Syamsir Syamsuddin membenarkan adannya peristiwa mengenaskan tersebut.

"Ya benar, menurut keterangan saksi di lokasi, korban kesetrum saat naik sepeda di sekitar lokasi," ujar Kompol Syamsir dikonfirmasi lewat panggilan telepon.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved