Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

BPTD Sultra Bakal Tindak Lanjuti Kasus Penganiayaan di Pelabuhan Amolengo, Sebut Insiden Pemerasan

BPTD Wilayah XVIII Sulawesi Tenggara bakal melaporkan aksi penganiayaan penumpang oleh oknum preman di Pelabuhan Amolengo, Konawe Selatan.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Kepala BTPD Wilayah XVIII Sultra, Benny Nurdin bersama Plt Kadis Perhubungan Sultra, Muhammad Rajulan saat meninjau Pelabuhan Feri Amolengo-Labuan, Rabu (8/12/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - BPTD Wilayah XVIII Sulawesi Tenggara bakal melaporkan aksi penganiayaan penumpang oleh oknum preman di Pelabuhan Amolengo, Konawe Selatan. 

Diketahui aksi kekerasan dialami penumpang di Pelabuhan Amolengo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara pada November 2021 lalu.

Meski kejadian tersebut sudah berlalu, namun rekaman video penganiayaan penumpang oleh oknum preman ini viral di media sosial setelah disebarkan.

Adapun penumpang tersebut dipukuli karena menolak memberikan uang saat dimintai oleh beberapa oknum preman yang ada di pelabuhan penyeberangan tersebut.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XVIII Sultra, Benny Nurdin, mengatakan, saat ini pihaknya bersama Dinas Perhubungan Sultra sudah turun ke lokasi kejadian tersebut.

Baca juga: Kendari Traveler Bakal Gelar Trofeo Futsal di Unaaha Konawe, Sambut Anniversary ke-1

"Ada juga dari pihak kepolisian yang turun untuk mengecek pelaku tapi sudah tidak ada di tempat kejadian," kata Benny Nurdin saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (8/12/2021).

Ia mengatakan belum mengetahui secara pasti kejadian tersebut sudah berlangsung lama bahkan sudah berulang kali terjadi.

Namun, Benny Nurdin menilai aksi yang terjadi di Pelabuhan Amolengo tersebut dilakukan oleh sekelompok oknum preman.

"Yang pasti bukan yang berkepentingan di wilayah pelabuhan penyeberangan tersebut," ujar Benny Nurdin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved