Breaking News:

Berita Kendari

Hujan Satu Jam di Kota Kendari, Air Genangi Ruas Jalan di Kawasan Lepo-Lepo Baruga

Hujan mengguyur Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) selama satu jam, Jumat (26/11/2021).

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Hujan mengguyur Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) selama satu jam, Jumat (26/11/2021). Akibatnya, air menggenangi ruas jalan di kawasan Jalan DI Panjaitan No 243, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Hujan mengguyur Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) selama satu jam, Jumat (26/11/2021).

Akibatnya, air menggenangi ruas jalan di kawasan Jalan DI Panjaitan No 243, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Banjir tersebut turut memperparah mobilitas arus lalu lintas di kawasan tersebut hingga macet puluhan meter, Jumat (26/11/2021).

Hal ini karena genangan arus banjir yang merembes sampai ke ruas jalan raya hingga pengguna jalan harus lebih waspada.

Arus air yang cukup deras dan genangan banjir yang tingginya mencapai setinggi lutut orang dewasa ini juga menimbulkan pengguna jalan kendaraan roda dua mati mesin.

Pantauan TribunnewSultra.com, sesekali kendaraan roda dua itu goyang dan oleng saat mengendarai kendaraannya saat melintasi jalan tersebut.

Hujan turun satu jam mengakibatkan banjir di kawasan Jalan DI Panjaitan No 243, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Hujan turun satu jam mengakibatkan banjir di kawasan Jalan DI Panjaitan No 243, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). (TribunnewsSultra.com/ Husni Husein)

Bahkan tampak ada mobil pikap yang mogok di tengah derasnya arus banjir saat melintas dan terpaksa didorong.

Menurut warga setempat banjir sudah menjadi langganan di lokasi tersebut saat musim penghujan tiba.

"Ini baru sebentar saja turunnya sudah berdampak separah ini, apalagi hujan deras turun lebih lama yah mas," kata salah seorang pengguna jalan.

Selain itu, banjir mengakibatkan arus lalu lintas berjalan merayap, terlebih proses pengerjaan got yang memakan bahu jalan membuat ruas jalan semakin sempit.

Hal ini juga menimbulkan kemacetan panjang bagi pengguna kendaraan roda dua dan roda empat yang akan melintas dari arah Jalan Poros Bandara Haluoleo Lepo-Lepo. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved