Berita Sulawesi Tenggara

ASN di Sulawesi Tenggara Dilarang Liburan dan Cuti Nataru, Pemprov Sultra Siap Sanksi yang Melanggar

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bakal memberi sanksi bagi ASN yang kedapatan keluar daerah saat cuti Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ La Ode Ari
Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara, Nur Endang Abass 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bakal memberi sanksi bagi ASN yang kedapatan keluar daerah saat cuti Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Sekda Sultra, Nur Endang Abbas, mengatakan, hal tersebut sesuai dengan kebijakan Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri terkait Kebijakan PPKM Level 3 Serentak.

PPKM Level 3 serentak di semua daerah tersebut akan diberlakukan sejak 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Nur Endang Abbas mengatakan saat ini Pemprov Sultra sudah menyediakan kebijakan pelarangan cuti untuk ASN sesuai aturan Kemendagri.

"Jadi tinggal menunggu persetujuan bapak Gubernur Sultra Ali Mazi untuk aturan pelarangan cuti atau keluar daerah bagi ASN," ujar Nur Endang Abbas.

Baca juga: Kemnaker Bakal Bangun BLK Kendari Bertaraf Internasional, Menaker Ida Fauziyah Tinjau Lokasi

Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sultra ini, menambahkan saat ini status PPKM Sulawesi Tenggara berada pada Level 1.

Meski kebijakan itu, hanya menetapkan status level, namun upaya tersebut untuk mencegah klaster Covid-19 saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Sementara sanksi yang disediakan, kata Nur Endang Abbas, seusai dengan aturan yang ditetapkan dalam keputusan Mendagri.

Larang dan sanksi tersebut tidak berlaku bagi ASN yang keluar daerah karena menghadiri kedukaan atau pun sedang sakit.

"Tapi kalau holiday atau liburan kami tidak izinkan, dan itu akan dikawal bahkan diawasi," tegas Nur Endang Abbas. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved