Breaking News:

Hendak ke Rumah Sakit untuk Cuci Darah, Suami Istri Naik Mobil Malah Terseret Banjir hingga Tewas

Korban bernama Warnisi (52) dan Norjannah (47) meninggal setelah mobilnya terseret arus banjir di Barsel.

Editor: Ifa Nabila
kolase foto (handover)
Ilustrasi mobil hanyut. Korban bernama Warnisi (52) dan Norjannah (47) meninggal setelah mobilnya terseret arus banjir di Barsel. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Nasib nahas menimpa pasangan suami istri di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah.

Korban bernama Warnisi (52) dan Norjannah (47) meninggal setelah mobilnya terseret arus banjir.

Tepatnya di  kawasan Desa Patas I, Kecamatan Gunung Bintang Awai, pada Rabu (24/11/2021).

Diketahui pasangan suami istri ini awalnya sedang dalam perjalanan dari Muara Teweh, Barito Utara menuju Buntok, Barito Selatan.

Baca juga: Adiknya Tergelincir Tenggelam di Tambak Ikan, Kakak yang Berusaha Menolong Malah Ikut Tewas

Mereka bermaksud untuk mengunjungi RSUD Buntok karena Noorjannah hendak melakukan cuci darah.

Dalam perjalanan menggunakan mobil, keduanya terjebak hingga terseret arus banjir yang menerjang Desa Patas I, Gunung Bintang, Barito Selatan.

"Dua orang dalam mobil yang merupakan pasangan suami istri meninggal dunia," kata Kapolsek Gunung Bintang Awai Iptu Rahmat Saleh Simamora, saat dihubungi.

Baca juga: Suami yang Diduga Bunuh Istri dengan Tabung Gas Ternyata Akhiri Hidup di Rel Kereta

Informasi yang dihimpun Tribunkalteng.com, Warnisi adalah seorang PNS (pegawai negeri sipil) di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Barito Utara.

Dia mengemudikan mobil membawa sang istri untuk melakukan cuci darah ke RSUD Buntok.

Saat kejadian mobil Kijang Kapsul warna silver KH 1329 ET sedang berusaha menerobos banjir di kawasan Jalan Ampah-Muara Teweh menuju ke arah Desa Tabak Kanilan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved