Breaking News:

Kendari Kita

Pemandu Wisata Trekking di Kendari Terima Pelatihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

Pelatihan yang berlangsung 3 hari sejak Selasa 23 hingga Kamis 25 November 2021 itu, dibuka Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda

(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
Penyematan tanda peserta kepada peserta pelatihan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kendari Susanti. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sejumlah pemandu wisata di Kendari ikuti pelatihan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kendari.

Pelatihan ini terkait pemandu wisata alam trekking berlangsung di Same Hotel Kendari, Selasa (23/11/2021).

Pelatihan yang berlangsung 3 hari sejak Selasa 23 hingga Kamis 25 November 2021 itu, dibuka Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kendari Susanti.

Ia mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kompetensi para pemandu wisata.

Baca juga: Wakil Wali Kota Kendari Buka Pelatihan Bagi Pemandu Wisata Budaya, Diikuti 64 Orang Pemandu

Supaya memenuhi standar kompetensi kerja nasional Indonesia di bidang pemandu wisata trekking.

Sekaligus memenuhi syarat untuk mendapatkan sertifikat pemandu wisata trekking.

Selain itu, ia juga menyampaikan pariwisata sebagai salah satu sektor strategis yang memiliki peran dan kontribusi penting dalam pembangunan perekonomian nasional maupun daerah.

"Kemajuan dan kesejahteraan ekonomi yang semakin tinggi telah menjadikan pariwisata sebagai bagian pokok dari kebutuhan atau gaya hidup manusia, khususnya masyarakat di destinasi pariwisata," kata Susanti.

Baca juga: Tsamara Jihan dan Ihya Ulumuddin Dinobatkan Duta Wisata Luale Anandonia Kota Kendari 2021

Lanjutnya, kepariwisataan daerah dikembangkan agar mampu mendorong kegiatan ekonomi dan meningkatkan citra daerah.

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal khususnya masyarakat di destinasi pariwisata, serta memberikan perluasan kesempatan kerja.

Menurutnya salah satu isu paling mendasar yang perlu ditindaklanjuti adalah peningkatan kapasitas dan kualitas tenaga kerja di sektor pariwisata, serta mendorong produktivitas tenaga kerja sektor pariwisata.

Ia berharap dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat membantu para peserta meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kemampuan sebagai pemandu wisata trekking.

"Semoga dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada para wisatawan," ucapnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved