Breaking News:

Berita Konawe Utara

Nenek 70 Tahun di Konut Diduga Dihipnotis, Serahkan Uang Rp20 Juta & Emas, Dimandikan Seorang Wanita

Tina Ali nenek berusia 70 tahun di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga dihipnotis.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Kepala Kepolisian Sektor atau Kapolsek Sawa, Konawe Utara, IPTU Adriana Yusuf 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Tina Ali nenek berusia 70 tahun di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga dihipnotis.

Pasalnya, nenek tersebut tanpa sadar menyerahkan uang tunai Rp20 juta dan 13 gram emas kepada seorang wanita tak dikenal usai dimandikan.

Peristiwa itu terjadi di kediaman nenek Tina Ali, Desa Puuwonggia, Kecamatan Motui, Kabupaten Konut, Provinsi Sultra, Selasa (23/11/2021) sekira pukul 11.30 Wita.

Kepala Kepolisian Sektor atau Kapolsek Sawa, Konawe Utara, IPTU Adriana Yusuf membeberkan, saat itu korban keluar rumah hendak membuang sampah.

Tiba-tiba, seorang wanita yang tak dikenal menggunakan jilbab dan mengendarai motor matic berhenti di depan rumah.

Baca juga: Polres Buton Tetapkan 10 Orang Tersangka Pembakaran dan Perusakan saat Kerusuhan di Lasalimu

"Si wanita mengatakan (menuduh) nenek itu sakit. Tapi korban bilang (membantah) tidak sakit," kata IPTU Adriana Yusuf saat dihubungi melalui telepon, Rabu (24/11/2021).

Mantan Kapolsek Abuki Konawe ini melanjutkan, terduga pelaku itu kemudian berpura-pura mengobati sang nenek Tina Ali dengan cara memandikan.

Usai memandikan, sang wanita ini lantas melancarkan aksinya meminta uang dan emas milik nenek Tina Ali yang tinggal sendiri di rumah.

"Tanpa sadar, dia (nenek Tina) memberikan uang tunai Rp20 juta dan 13 gram emas dari dalam tasnya," terangnya.

Wanita tersebut kemudian pergi, sang nenek pun baru sadar kalau uang dan emasnya telah raib dibawa lari terduga pelaku.

Baca juga: BREAKING NEWS : Seorang Ibu dan 4 Anaknya di Kolaka Utara Tenggelam, Terseret Air Bah di Sungai

Hingga kini, kata IPTU Adriana Yusuf, pihaknya telah memeriksa dua orang saksi, yakni korban dan cucunya.

"Kami masih melakukan penyelidikan, sudah ada orang yang dicurigai, tapi kami masih akan memeriksa saksi-saksi yang lain," tandasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved