Breaking News:

Berita Kendari

Dorong Persaingan Usaha yang Sehat di Kota Kendari, KPPU Sosialisasi Peraturan, Diikuti Jajaran OPD

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memberikan sosialisasi peraturan perundang-undangan terkait diseminasi persaingan usaha di Kota Kendari.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memberikan sosialisasi Peraturan Perundang-undangan tentang Diseminasi Persaingan Usaha di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (24/11/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memberikan sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang diseminasi persaingan usaha di Kota Kendari.

Bertajuk KPPU Sebagai Mitra Pemerintah dalam Menciptakan Regulasi yang Pro-Persaingan, sosialisasi ini diikuti pejabat organisasi perangkat daerah, di Hotel Plaza Inn Kendari, Rabu (23/11/2021).

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengucapkan terima kasih atas kehadiran Komisioner KPPU Pusat untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman tentang persaingan usaha yang sehat.

Ia berharap seluruh jajaran Pemerintah Kota Kendari memiliki wawasan dan pengetahuan tentang cara memastikan pelayanan publik yang dilakukan dirasakan secara merata oleh masyarakat.

"Kita ingin bisa menghadirkan kesetaraan untuk seluruh pelaku usaha di Kota Kendari. Seperti statement beliau, persaingan yang sehat akan melahirkan kesejahteraan. Itu yang kita harapkan," ujarnya.

Baca juga: PPKM Kota Kendari Turun ke Level 1, Sulkarnain Kadir: Berkat Upaya Warga Disiplin Terapkan Prokes

Sementara Komisioner KPPU Yudi Hidayat, dalam sosialisasi ini menyampaikan peran KPPU dalam perekonomian di daerah.

Ia menyampaikan ada tiga hal utama harus diperhatikan tentang persaingan usaha yang sehat, yakni kegiatan dan perjanjian dilarang serta penyalahgunaan menggunakan posisi dominan.

Hal itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Ia menjelaskan jika tugas KPPU di antaranya penegakan hukum, advokasi kebijakan, pengendalian merger dan pengawasan kemitraan, dalam hal ini yang diawasi adalah pelaku usaha.

"Karena kita mendorong adanya persaingan usaha yang sehat, kami memberikan masukan kepada pemerintah dalam membentuk kebijakan atau regulasi untuk pelaku usaha," jelasnya.

Baca juga: Optimis Perekonomian Sultra Bakal Lebih Baik, Sekda Sebut Lapangan Usaha Nontambang Terus Meningkat

Menurutnya, sosialisasi ini adalah proses awal untuk mendorong usaha-usaha di daerah lebih menguatkan kemitraan UMKM.

Diharapkan KPPU bisa menjalin kemitraan yang sinergis dengan pemerintah pusat maupun daerah di tingkat satu dan dua dalam mendorong pembentukan aturan untuk pelaku usaha.

Pemerintah membangun mitra dengan pelaku UMKM, memberikan kesempatan yang sama kepada setiap pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya.

"Kami yakin persaingan yang baik dan sehat bisa meningkatkan kesejahteraan," tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved