Breaking News:

Kawal Kasus Penggelapan Mobil oleh Polisi Gadungan, Anggota TNI AU Malah Dikeroyok Warga

Dua tersangka kasus penganiayaan TNI AU, di kawasan Klambir V, Kecamatan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara ditahan.

Editor: Ifa Nabila
Science Photo Library
Ilustrasi penganiayaan. Aksi penggelapan mobil berujung penganiayaan terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara ditahan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Aksi penggelapan mobil berujung penganiayaan terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara ditahan.

Korbannya adalah seorang anggota TNI AU bernama Serka Wafi Isnanto Tambunan.

Sedangkan pelaku penganiayaan ada dua orang yang berasal dari kawasan Klambir V, Kecamatan Helvetia.

"Untuk kasus penganiayaan TNI AU sampai saat ini ditahan dua orang tersangka inisialnya AA dan MK," kata PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Firdaus kepada Tribun Medan, Sabtu (20/11/2021).

Baca juga: Ingin Punya Motor tapi Kerja Hanya Serabutan, Pria Paruh Baya Curi RX King Milik Polisi

Diketahui kejadian pengeroyokan itu berlangsung pada Selasa (19/10/2021).

Ada pun diduga penyebab pengeroyokan tersebut dipicu oleh peran polisi gadungan Sozatolu Laoli.

Sebab, Serka Wardi dikeroyok warga saat menemani keluarganya yang menjadi korban penggelapan mobil rental.

Saat itu, Serka Wardi bersama pemilik mobil rental Endri hendak mengambil kendaraan yang ternyata sudah digadaikan Laoli kepada orang lain.

Baca juga: Polisi Nyaris Diamuk Warga, Awalnya Dikira Polisi Gadungan gara-gara Palak Pengendara Wanita

Namun, terkait dengan polisi gadungan itu, Firdaus menjelaskan diduga Laoli tidak terlibat dalam kasus penganiayaan tersebut.

"Untuk yang ngaku polisi gadungan diduga tidak terlibat dalam LP Kasus penganiayaan karena tidak ada pada saat kejadian," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved