Breaking News:

Kesal Tak Dipilih Jadi Kepala Desa, Pemilik Tanah Bongkar Paksa 8 Rumah Warga Jeneponto

8 rumah warga di Jeneponto, Sulawesi Selatan, dibongkar paksa akibat tak memilih sang pemilik tanah yang mencalonkan sebagai Kepala Desa Punagaya.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
Tangkapan layar YouTube tvOneNews
Pembongkaran paksa 8 rumah warga akibat tak memilih pemilik tanah yang mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa (16/11/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Pemilik tanah bongkar paksa 8 rumah warga di Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, pada Selasa (16/11/2021).

Diketahui bahwa pemilik tanah yang mencalonkan diri sebagai kepala desa (kades) itu kesal lantaran ia kalah dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Punagaya.

Diwartakan TribunnewsSultra.com dari unggahan video di kanal YouTube tvOneNews, tangis histeris salah seorang pemilik rumah pecah ketika melihat rumahnya dirusak dan dibongkar paksa oleh sekelompok warga.

Seluruh bagian rumah seperti dinding, atap, dan kaca jendela dirusak.

Baca juga: Gagal di Pilkades, Mantan Kades Bawa Kabur Mobil Sampah: 6 Anak Buah Saya Diberhentikan

Sejumlah 8 rumah tersebut dirusak dan dibongkar paksa oleh pendukung salah satu calon Kepala Desa Punagaya yang mengklaim sebagai pemilik tanah.

Kapolsek Bangkala, Iptu Asrullah mengungkapkan kronologi pembongkaran paksa sejumlah rumah warga di Desa Punagaya tersebut.

"Pembongkaran rumah itu terjadi karena terindikasi diduga pemilik tanah," ungkap Iptu Asrullah.

Iptu Asrullah menjelaskan bahwa sebelumnya telah ada kesepakatan antara warga dengan pemilik tanah, untuk memilih calon kades yang dimaksud.

"Pemilik tanah dan salah satu pendukung calon kepala desa di Punagaya yang sebelumnya ada kesepakatan dalam bentuk pernyataan untuk memilih calon tersebut," jelas Iptu Asrullah.

Baca juga: Tidur Lelap, Wanita 21 Tahun Nyaris Dirudapaksa Pencuri yang Masuk Rumah, Paksa Korban Lepas Pakaian

Namun ternyata warga tersebut diketahui tidak memilih calon kades yang telah disepakati, alhasil rumahnya pun dibongkar paksa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved