Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Jatanras Polda Sulawesi Tenggara Ringkus 2 Terduga Pelaku Curanmor, 10 Pembawa Senjata Tajam Dilepas

Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) meringkus dua pemuda terduga pelaku kasus pencurian motor (curanmor).

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) meringkus dua pemuda terduga kasus pencurian motor (curanmor). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) meringkus dua pemuda terduga pelaku kasus pencurian motor (curanmor).

Keduanya adalah Wahyu (24) dan Irsal (23), diduga terlibat kasus pencurian kendaraan roda dua di sejumlah wilayah di Sultra.

Keduanya ditangkap di wilayah Kelurahan Anduonohu dan Kelurahan Kandai, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sekitar pukul 14.00 Wita.

Dari tangan kedua tersangka, aparat kepolisian menyita barang bukti 12 unit motor dan dibawa ke Mapolda Sultra.

Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse dan Kriminal Umum atau Dirreskrimum Polda Sultra AKBP Mukailfin mengatakan, penangkapan ini hasil operasi jalanan.

Baca juga: Eks Mentan Amran Sulaiman Diperiksa di Polda Sultra, Kasus Dugaan Korupsi Izin Tambang di Konut

"Masing-masing tersangka Wahyu enam barang bukti, dan Irsal enam barang buktinya," jelas AKBP Mukailfin saat ditemui di ruangannya, Rabu (17/11/2021).

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan terancam pidana penjara paling lama tujuh tahun dan paling singkat lima tahun.

Selain kendaraan tersebut, aparat kepolisian juga mengamankan 10 orang yang membawa senjata tajam (sajam).

Kendati demikian, ke-10 orang pembawa senjata tajam tersebut dilepas dan dipulangkan ke rumah masing-masing.

"Ke-10 orang tersebut kita hanya lakukan pembinaan, agar tidak melakukan kesalahannya lagi membawa senjata tajam," katanya.

Baca juga: Yusmin Lolos Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Sultra, Sekda Jamin Tak Bakal Dipilih

"Karena perilaku itu bisa memicu hal-hal lainnya yang tidak diinginkan terjadi di jalanan," tandas AKBP Mukailfin. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved