Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Marak Penjualan Miras di Kota Kendari, Kemenag Sulawesi Tenggara Bakal Lakukan Pembinaan

"Edukasi akan dilakukan Kemenag kabupaten dan kota, KUA kecamatan, serta secara teknisnya akan digerakkan penyuluh agama kami,"ucapnya.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) Zainal Mustamin 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Maraknya penjualan minuman keras atau miras di Kota Kendari turut disoroti Kemenag Kanwil Sulawesi Tenggara.

Padahal hanya empat provinsi yang diperbolehkan dalam menjual miras yakni Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Papua dengan memperhatikan budaya serta kearifan setempat.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) Zainal Mustamin mengatakan pihaknya memberikan pembinaan kepada masyarakat.

Baca juga: Prospek Bisnis Menjajikan, Inilah Tips dan Keuntungan Budidaya Buah Naga

"Edukasi akan dilakukan Kemenag kabupaten dan kota, KUA kecamatan, serta secara teknisnya akan digerakkan penyuluh agama kami,"ucapnya, Senin (15/11/2021).

Zainal menyebut edukasi dilakukan karena dampak dari minuman keras itu sendiri yang tak cuma merusak fisik melainkan jiwa dan akal pun turut berdampak.

Bahkan parahnya dampak dari minuman keras tersebut dapat menyasar ke orang lain atau lingkungan sekitar.

"Jadi dampak ini bukan hanya merugikan diri sendiri melainkan orang lain juga, sehingga kami hadir ditengah-tengah masyarakat,"ujarnya.

Baca juga: Ternyata Pore Strip atau Pleseter Komedo Tak Baik untuk Kulit, Simak Cara Aman Angkat Blackheads

Sehingga Kemenag Sultra perlu membina dan melaksanakan penyuluhan.

Kemenag Sultra akan berkoordinasi terlebih dahulu kepada pemerintah daerah dan juga pihak kepolisian yang mengatur secara regulasi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved