Breaking News:

Berita Kendari

SIMAK Berikut Syarat dan Cara Mendapatkan Klaim Kecelakaan Jasa Raharja di Kendari

Jasa Raharja Sulawesi Tenggara (Sultra) memaparkan cara untuk mengklaim asuransi ke Jasa Raharja melalui media gathering.

Istimewa
Kepala Cabang Jasa Raharja Sultra, Saldhy Putranto (Kiri) saat memaparkan klaim asuransi jasa raharja, didampingi Kepala Unit Operasional dan Humas, Putu Agus Erick (Kanan), di acara media gathering di Kendari, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Berikut cara untuk mendapatkan klaim kecelakaan Jasa Raharja.

Jasa Raharja Sulawesi Tenggara (Sultra) memaparkan cara untuk mengklaim asuransi ke Jasa Raharja melalui media gathering, di salah satu cafe di Kota Kendari, Rabu (10/11/2021).

Kepala Jasa Raharja Sultra, Shaldy Putranto mengatakan, hal pertama adalah dengan meminta surat keterangan kecelakaan dari unit kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) polres setempat atau instansi serupa yang memiliki wewenang.

"Kemudian membuat surat keterangan kesehatan atau kematian dari rumah sakit dan membawa identitas pribadi korban (asli dan fotokopi) seperti kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP), surat nikah," kata Shaldy.

Baca juga: Jejak Perjuangan 4 Tokoh yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Jokowi Tahun 2021

Selanjutnya mengunjungi kantor Jasa Raharja dan mengisi formulir.

Diantaranya formulir pengajuan santunan, formulir keterangan singkat kecelakaan, formulir kesehatan korban, keterangan ahli waris jika korban meninggal dunia.

Untuk korban luka-luka hingga mengalami cacat melampirkan laporan polisi, berikut sketsa TKP atau laporan kecelakaan pihak berwenang lainnya.

Baca juga: Kalender Event: Hari Tanpa Bra atau No Bra Day Pada 13 November 2021, Berikut 4 Faktanya

Serta keterangan cacat tetap dari dokter yang merawat korban.

Sementara, untuk korban meninggal dunia di TKP, membawa laporan polisi berikut sketsa TKP atau laporan kecelakaan pihak berwenang lainnya.

Surat kematian dari rumah sakit atau surat kematian dari kelurahan jika korban tidak dibawa ke rumah sakit.

Serta fotokopi KTP korban dan ahli waris, dan fotokopi kartu keluarga (KK).

Baca juga: Kuliah Umum Ombudsman RI di FISIP UHO Kendari: Akui Terbatas Akses Informasi, Butuh Masyarakat Aktif

Saldhy mengatakan klaim asuransi jasa raharja tersebut dapat diklaim dengan kriteria korban kecelakaan merupakan penumpang sah suatu kendaraan umum.

Di mana kecelakaannya disebabkan oleh penggunaan alat angkutan umum dan korban berada di dalam angkutan umum.

“Korban yang berada di dalam suatu kendaraan bermotor dan ditabrak oleh pengendara kendaraan bermotor lain, tidak hanya kendaraan umum, tapi juga pribadi,” ucapnya.

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved