Breaking News:

Berita Kendari

Puluhan Guru SMPN 10 Kendari Mengadu ke DPRD, Tak Terima Kebijakan Kepala Sekolah

Puluhan guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10 Kendari mengadu ke DPRD Kota Kendari mengeluhkan kebijakan kepala sekolah.

Istimewa
Puluhan Guru SMP Negeri 10 Kendari menghadiri rapat dengar pendapat terkait pembahasan kebijakan Kepala SMPN 10 Kendari di DPRD Kota Kendari, Senin (8/11/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Puluhan guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10 Kendari mengadu ke DPRD Kota Kendari mengeluhkan kebijakan kepala sekolah.

Aduan tersebut dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Senin, (8/11/2021).

RDP tersebut membahas terkait kebijakan Kepala SMPN 10 Kendari yang dinilai tidak seimbang atau semena-mena.

Sehingga membuat para guru di SMPN 10 Kendari tidak nyaman.

Dalam RDP itu juga, puluhan guru mengadu ke DPRD Kota Kendari terkait sikap arogan Kepala SMPN 10 Kendari terhadap sejumlah guru.

Baca juga: Sosok Yusuf Mundu Kepala Bapenda Sultra Tersangka Kasus Penganiayaan, Eks Pjs Bupati Konawe Utara

Arogan dimaksud seperti setiap tugas yang diberikan Kepala SMPN 10 Kendari harus segera dilaksanakan tanpa meminta masukan dari guru-guru.

Bahkan kepala sekolah disebut pernah mengancam akan memutasi guru yang tidak bekerja sesuai keinginannya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik menjelaskan RDP yang ia pimpin menuai pro dan kontra.

Menurutnya, apa yang dilakukan Kepala SMPN 10 Kendari tidak mutlak menyalahi aturan perundang-undangan.

Sebab dalam menjalankan kepemimpinan, kepala sekolah tersebut bergerak cepat dalam hal perkembangan sekolah.

Baca juga: Harga Ayam Potong di Sejumlah Pasar Kota Kendari Melonjak, Naik hingga Rp10 Ribu

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved