Breaking News:

Berita Kolaka Utara

Pria di Kolut Diamuk Massa Pakai Senjata Tajam, Luka Parah di Kepala, Dilarikan ke Rumah Sakit

Korban mengalami luka serius di kepala akibat sabetan senjata tajam hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Djafar Harun Kolut, pada Rabu (3/11/2021)

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Seorang pria di Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Amiruddin (45) diamuk massa hingga dilarikan ke rumah sakit.(Istimewa) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang pria di Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Amiruddin (45) diamuk massa sejumlah 30 orang.

Korban mengalami luka serius di kepala akibat sabetan senjata tajam hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Djafar Harun Kolut, pada Rabu (3/11/2021) malam.

Pengeroyokan yang dilakukan sebanyak 30 orang tersebut terjadi di Desa Latowu, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolut, Provinsi Sultra.

Kepala Sub Seksi Penerangan Masyarakat ( Kasubsi Penmas) Kepolisian Resor atau Polres Kolut, Aiptu Hari Hermawan menjelaskan kronologi kejadian.

Baca juga: Tak Lagi Jadi Pejabat, Mantan Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu, Rumah Kerap Dijadikan Transaksi Narkoba

Peristiwa bermula saat Amiruddin berada di rumahnya, tiba-tiba dari depan rumah datang sekitar 30 orang berteriak memanggil nama korban, sekira pukul 19.30 Wita.

Korban lantas keluar ke depan rumah memastikan suara yang memanggil namanya, namun Amirrudin langsung dikeroyok.

"Massa langsung melakukan pengeroyokan dan penganiayaan dengan memarangi korban, Amiruddin langsung melarikan diri di belakang rumahnya," kata Hari Hermawan saat dihubungi melalui WhatsApp Messenger Kamis (4/11/2021).

Korban mengalami luka parah di bagian atas kepala, telinga kiri, leher belakang dan memar di mata kanan.

Baca juga: Kunjungi Abu Dhabi, Jokowi Susuri Jalan Presiden Joko Widodo, Cek Lokasinya

Amiruddin pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Djafar Harun untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut Aiptu Hari Hermawan, penganiayaan berat ini dipicu sengeketa lahan di desa tersebut.

"Kami tengah melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap seorang terduga pelaku," katanya.(*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved