Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Layanan Air Bersih PDAM Kota Kendari Dinilai Paling Buruk dan Tak Layak, Ombudsman Minta Cari Solusi

Kepala Ombudsman Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) Mastri Susilo mengatakan pelayanan air bersih PDAM Kota Kendari paling buruk.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Kepala Ombudsman Perwakilan Sulawesi Tenggara, Mastri Susilo 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepala Ombudsman Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) Mastri Susilo mengatakan pelayanan air bersih PDAM Kota Kendari paling buruk.

Kata dia, dari pantauan media sosial layanan PDAM Kota Kendari cukup buruk, di mana layanan yang diberikan kepada masyarakat tak layak. 

Tak hanya itu, dalam memberikan pelayanan pun sudah tak sesuai standar yang ada, karena banyaknya komplain dari masyarakat terkait suplai air bersih.

"Kami juga tengah agendakan memanggil Wali Kota Kendari dan Direktur PDAM Kota Kendari untuk berdiskusi guna mencari solusi permasalahan ini," tuturnya.

Pemanggilan tersebut kata Mastri dalam konteks media sosial, yang bertujuan untuk menjelaskan permasalahan sebenarnya dan mencari penyelesain.

Menurutnya, tugas dari Ombudsman dapat menyelesaikan permasalahan ini agar pelayanan terbaik dapat diberikan kepada masyarakat.

Baca juga: Ombudsman Sulawesi Tenggara Dorong Pengawasan Pelayanan Publik di Media Sosial

"Namun dalam pelaporan pihaknya akan menyelesaikan sesuai dengan mekanisme Ombudsman, yakni jika ada laporan dari masyarakat maka pihaknya akan proses laporan itu," tuturnya.

Kata dia, persoalan suplai air yang sudah tiga pekan tak diterima warga, sebagai pelanggan warga tetap harus membayar tagihan itu.

Saat ini kata Kepala Ombudsman Perwakilan Sultra belum mengonfirmasi kepada pihak PDAM terkait berapa kali dalam seminggu menyuplai air bersih.

Selainitu, mempertanyakan mekanisme pembayaran saat air jarang jarangnya mengalir air dan ketika bermasalah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved