Breaking News:

Berita Konawe

Kronologi Penemuan Mayat TKA China di Kawasan Industri Morosi, Gantung Diri dengan Tali Rafia

Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso mengatakan, korban diketahui bernama Zhang Zhou Jun (45).

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso mengatakan, korban diketahui bernama Zhang Zhou Jun (45). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Inilah kronologi penemuan mayat TKA China diduga gantung diri di kawasan industri Morosi, Desa Tani Indah, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Senin (18/10/2021).

Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso mengatakan, korban diketahui bernama Zhang Zhou Jun (45).

Zhang Zhou Jun bekerja sebagai karyawan kontrak AMP Divisi Crane dan juga beralamat di Mess China PLTU Desa Tani Indah.

"Sekitar pukul 15.15 Wita, seorang laki-laki yang belum diketahui namanya melintas di sekitar TKP yang hendak menuju Jetty Muara Sampara," kata AKBP Wasis Santoso melalui keterangan tertulisnya.

Dalam perjalanannya tersebut, pria ini melihat seseorang tergantung di pohon besar di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Seorang TKA Asal China Ditemukan Tewas di Kawasan Industri Morosi Konawe, Diduga Gantung Diri

Namun, karena saksi tersebut kurang yakin dia kembali memutar kendaraan yang digunakan dan memastikan bahwa apa yang dilihatnya itu benar-benar sesosok mayat. 

"Kemudian saksi tersebut langsung menuju ke Pos Security yang berada di Jetty Muara Sampara untuk melaporkan kejadian tersebut," lanjut AKBP Wasis Santoso.

Selanjutnya, pukul 15.30 Wita, Kapolsek Bondoala, Iptu Kadek Sujayana bersama personelnya tiba di lokasi kejadian dan langsung mengamankan lokasi dengan memasang police line.

Bahkan, dalam kegiatan tersebut turut hadir gabungan pengamanan TNI Polri yang dipimpin oleh Kapten Infanteri Sulhan.

"Berdasarkan hasil olah TKP awal oleh personel Polsek Bondoala, korban ditemukan dalam kondisi gantung diri menggunakan tali rafia. Tas milik korban masih disandang di tubuhnya," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved