Berita Baubau

Menikmati Sunset Pulau Makassar, Destinasi Wisata Baubau, Keramahan Masyarakat Setempat

Apalagi saat berkunjung di sore hari Anda akan disuguhkan panorama matahari tenggelam atau sunset.

Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Muhammad Israjab
(Husni Husein/TribunnewsSultra.com)
Pulau Makassar berlokasi di Kelurahan Sukanayo, Kecamatan Kokalukuna, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Pulau Makassar, salah satu lokasi destinasi wisata di Kota Baubau, memiliki daya tarik tersendiri saat berkunjung.

Apalagi saat berkunjung di sore hari Anda akan disuguhkan panorama matahari tenggelam atau sunset.

Pulau Makassar atau Puma masyarakat setempat menyebutnya merupakan nama pulau kecil di depan Kota Baubau.

Pulau ini berlokasi di Kelurahan Sukanayo, Kecamatan Kokalukuna, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Upacara HUT Baubau, Marching Band SMAN 2 Baubau Tampil Memukau, Tuai Sorakan dan Tepuk Tangan

Penyebutan nama pulau ini juga mempunya nama tersendiri dari masyarakat Buton yakni Liwuto yang berarti pulau.

Saat berkunjung ke Pulau Makassar Baubau ini, pengunjung akan disambut masyarakatnya yang menyapa dengan ramah.

Selain itu, pengunjung juga akan melihat rumah panggung atau rumah adat Suku Buton saat memasuki pemukiman warga.

Walaupun pulau ini bernama Pulau Makassar, namun penghuni penduduk Pulau Makassar merupakan Suku Wolio, suku asli masyarakat Buton.

Baca juga: Upacara HUT Kota Baubau ke-20 dan Hari Jadi ke-480, Gunakan Baju Adat Buton dan Berbahasa Wolio

Menurut cerita masyarakat setempat, dahulu pulau ini merupakan pulau pemukiman para prajurit Sultan Hasanuddin  yang melakukan penyerangan terhadap Kesultanan Buton.

Namun, kini tidak lagi menjadi pemukiman suku Makassar sebagaimana leluhurnya dahulu.

Untuk menuju ke pulau ini, para pengunjung dapat mengaksesnya melalui jalur laut menggunakan penyebrangan speed boat dan jalur darat menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat.

Namun apabila anda yang ingin menjangkaunya menggunakan jalur darat, jaraknya tempuh di perlukan cukup lebih jauh yakni sekira 30 menit perjalanan.

Pengunjung, Marlan Saputra (33) mengatakan sering berkunjung ke Pulau Makasar sekedar menikmati matahari tenggelam.

Baca juga: Wajib Tahu! 4 Jenis Cuti Kerja Guru PPPK Serta Besaran Gaji dan Tunjangan

"Jaraknya cukup dekat dengan kota namun suasana ditawarkan serasa berada di luar kota," katanya saat di temui, Minggu (17/10/2021).

Lokasinya tepat depan Kota Baubau dengan jarak cukup dekat, pengunjung dapat melihat sudut lain Kota Baubau.

Terlebih saat malam hari tiba, pengunjung akan disuguhkan dengan kerlap kerlip lampu Kota Baubau. (*)

(TribunmewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved