Breaking News:

Berita Kolaka Timur

KPK Periksa 9 Saksi Kasus OTT Bupati Koltim di Polda Sultra, 3 Pejabat, Kontraktor, Konsultan, ASN

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
kolase foto (handover)
Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur (AMN) ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (22/9/2021) malam. AMN diduga menerima setoran atau uang ‘palak’ proyek Rp250 juta dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Koltim Anzarullah (ANZ) yang juga ditetapkan menjadi tersangka. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Kasus dugaan korupsi anggaran pascabencana itu terungkap saat KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur.

Andy Merya Nur ditangkap KPK di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (21/9/2021) sekira pukul 21.30 Wita.

Rumah Jabatan Bupati Kolaka Timur berada di Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara.

KPK lebih dulu menangkap Kepala BPBD Koltim, Anzarullah di Kosan Nadine, Desa Orawa, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, Selasa (21/9/2021) pukul 21.00 Wita.

Total sebanyak enam orang diamankan ke Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sultra, termasuk suami dan ajudan serta sekretaris Andi Merya Nur.

Dari hasil operasi senyap itu, KPK menetapkan dua tersangka, Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Koltim, Anzarullah.

KPK menyita alat bukti suap uang senilai Rp250 juta dari tangan Anzarullah untuk diberikan kepada Andi Merya Nur.

Penyidik KPK terus mendalami kasus ini, teranyar, mereka memeriksa sembilan saksi dari kasus dugaan rasuah tersebut.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, pemeriksaan dilakukan terhadap sembilan saksi di ruang Subdit Ditreskrimsus Polda Sultra, Jumat (15/10/2021).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved