Breaking News:

Berita Kendari

Kampung Warna Warni Jadi Wisata Baru Kendari di Penutupan TNI Manunggal Masuk Desa Ke-112

TMMD ke 112 telah berakhir ini, ada beberapa kegiatan seperti perbaikan rumah tak layak huni, pekerjaan paving blok dan pengecatan kampung warna warni

Istimewa
Sekertaris Kota Kendari Nahwa Umar dan Dandim beserta sejumlah kepala OPD terkait melihat dokumentasi kegiatan TMMD di halaman Rumah Jabatan Wali Kota Kendari, Kamis (14/10/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - TNI Manunggal Masuk Desa atau TMMD ke 112 tahun 2021 di Kota Kendari resmi ditutup, Kamis (14/10/2021).

Penutupan TMMD dihadiri Sekertaris Daerah Kota Kendari Nahwa Umar, berlangsung di Media Center Rujab Wali Kota Kendari.

TMMD ke 112 yang telah berakhir ini, meliput beberapa kegiatan diantaranya, perbaikan rumah tidak layak huni, pekerjaan paving blok dan pengecatan kampung warna warni.

Penutupan TMMD ke 112 ditandai dengan penyerahan berita acara Komandan Kodim (Dandim) 1417 Kendari Kolonel Infanteri Widarto pada Sekda mewakili Wali Kota Kendari.

Baca juga: Piknik Bareng Teman-teman, ABG 14 Tahun Tenggelam saat Berenang Menjauh dari Rombongan di Danau

Sekda Kota Kendari Nahwa Umar mengaku, dengan kegiatan TMMD ini bertambah lagi satu tempat wisata di Kota Kendari, setelah dibenahi dari rumah tidak layak huni menjadi kampung warna warni.

Ia menyampaikan terimakasih pada Komandan Kodim 1417 Kendari yang telah membantu Pemerintah Kota Kendari melakukan perbaikan rumah tidak layak huni.

"Kami sangat berterima kasih melalui Kodim telah memberikan perhatian pada warga kami yang memiliki rumah tidak layak huni,” kata Nahwa Umar.

Sekda juga meminta maaf karena anggaran yang disediakan terbatas sebab terjadi refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

“Baru tahun 2021 ini kami bisa anggarkan itupun jumlahnya minim sebab disesuaikan dengan ketersediaan anggaran," ujarnya.

Baca juga: Hujan Deras di Kelurahan Lepo-Lepo Kendari, Jalan Tergenang Satu Kendaraan Jatuh Hendak Menerobos

Kolonel Infanteri Widarto mengatakan pekerjaan TMMD oleh anggota TNI ini berlangsung selama sebulan penuh.

Dengan rincian kegiatan diantaranya sasaran 1 pekerjaan paving blok ukuran 140 m x 5 m di Kelurahan Punggolaka.

Sasaran 2 rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak 22 unit di 7 kecamatan.

"Serta sasaran 3 yaitu kampung warna warni 285 unit di Kelurahan Bungkutoko dan Petoaha,” jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved