Breaking News:

Ternyata Gangguan Jiwa, KPP Kendari Tutup Pencarian Warga Luwu Timur yang Hilang di Kebun Nilam

Humas KPP Kendari Wahyudi mengatakan, saat proses pencarian, korban sempat dilihat oleh tim SAR gabungan, Senin (11/10/2021) sekira pukul 15.00 WITA.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Tim rescue unit siaga SAR Sorowako Kantor Pencarian dan Pertolongan atau KKP Kendari bersama tim reaksi cepat TRC BPBD Luwu Timur mencari Deng Pena (40) yang hilang di kebun nilam Dusun Kromolai, Desa Malahona, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulsel (Istimewa) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kantor Pencarian dan Pertolongan atau KPP Kendari menghentikan pencarian terhadap warga yang hilang di kebun nilam.

Lantaran, korban Deng Pena (40) warga Dusun Kromolai, Desa Malahona, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami gangguan jiwa.

Padahal, korban sudah 4 hari dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan termasuk KPP Kendari.

Humas KPP Kendari Wahyudi mengatakan, saat proses pencarian, korban sempat dilihat oleh tim SAR gabungan, Senin (11/10/2021) sekira pukul 15.00 WITA.

"Namun saat hendak didekati, korban langsung berlari masuk kembali dalam hutan," kata Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: Sudah 4 Hari Pekerja Perkebunan Nilam Hilang Misterius di Hutan Luwu Timur, Pencarian Hari 3 Nihil

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, kata Wahyudi, korban mengalami depres atau stress dan takut melihat kumpulan orang banyak. 

"Setelah melakukan koordinasi dan evaluasi bersama unsur yang terlibat serta pihak keluarga korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," tandasnya.

Hilang di Kebun

Hingga pencarian hari ketiga yang dilakukan tim SAR gabungan pada Minggu (10/10/2021), pekerja perkebunan nilam bernama Deng Pena (40) yang hilang tersebut belum ditemukan. Sudah 4 hari pekerja tersebut hilang misterius di hutan Desa Mahalona, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). (Dok KKP Kendari)
Hingga pencarian hari ketiga yang dilakukan tim SAR gabungan pada Minggu (10/10/2021), pekerja perkebunan nilam bernama Deng Pena (40) yang hilang tersebut belum ditemukan. Sudah 4 hari pekerja tersebut hilang misterius di hutan Desa Mahalona, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). (Dok KKP Kendari) (Dok KKP Kendari)

Kantor Pencarian dan Pertolongan atau KKP Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berangkat ke Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulsel.

KPP Kendari hendak mengevakuasi warga Desa Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang hilang di kebun nilam.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved