Breaking News:

Berita Konawe

Mahasiswa KKN Tematik USN Kolaka Gelar Dialog Publik, Bahas Penerapan Hukum Adat di Konawe

Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menggelar dialog publik di Kabupaten Konawe, Selasa (12/10/2021).

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Arman Tosepu
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Hukum Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka menggelar dialog publik di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (12/10/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menggelar dialog publik di Kabupaten Konawe, Selasa (12/10/2021).

Pantauan TribunnewsSultra.com, kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Hukum USN Kolaka ini digelar di salah satu cafe di Jalan Lakidende, Kelurahan Puunaha, Kecamatan Unaaha.

Dimulai sekira pukul 19.30 Wita , dialog publik ini mengangkat tema Eksistensi dan Problematika Penerapan Hukum Adat di Kabupaten Konawe.

Hadir sebagai narasumber Kepala Kejaksaan Negeri Konawe, Irwanuddin Tadjuddin, anggota DPRD Konawe sekaligus Ketua Harian Lembaga Adat Tolaki (LAT), Abdul Ginal Sambari, serta Ketua DPRD Konawe, Dr Ardin.

Ketua Panitia, Muhammad Rafli mengatakan, alasan pihaknya mengusung tema tersebut berdasarkan hak ulayat dengan hak masyarakat adat dalam hukum agraria.

Baca juga: Rektor USN Kolaka : TribunnewsSultra.com Bisa Jadi Sumber Inspirasi Masyarakat di Sultra

"Atas dasar itulah kami menyelenggarakan dialog publik ini," kata Rafli dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum USN Kolaka, Andi Satrio menuturkan, pihaknya melihat selama pelaksanaan KKN, kehidupan di Konawe masih menggunakan solusi dengan hukum adat.

Sehingga, kata dia, pihaknya berinisiatif membuat dialog publik eksistensi dan problematika penerapan hukum adat di Konawe.

"Di Indonesia ini ada tiga hukum yang kita gunakan yaitu hukum positif, hukum Islam, dan hukim adat. Nah, hukum adat ini yang masih kental digunakan masyarakat di Kabupaten Konawe," jelasnya.

Menurut Andi Satrio, hal tersebut juga menarik untuk dibahas para pemuda saat ini, khususnya di Konawe, Sulawesi Tenggara. (*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved