Breaking News:

Arab Saudi Buka Umrah Bagi Indonesia, Harus Karantina 5 Hari, Retno Marsudi Beberkan Alasan Saudi

Menurut Retno Marsudi, ketentuan itu tertuang di nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada 8 Oktober 2021.

Jamaah Muslim berdoa di sekitar Ka'bah di kompleks Masjidil Haram di kota suci Mekah di Arab Saudi pada 1 November 2020, ketika pihak berwenang memperluas ziarah umrah sepanjang tahun untuk menampung lebih banyak jemaah sambil melonggarkan pembatasan pandemi coronavirus COVID-19 . (AFP) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampikan, Arab Saudi buka Umrah bagi jamaah asal Indonesia. Tentu ini adalah kabar baik bagi masyarakat Indonesia yang telah menunggu lama jadwal umrah ini

Retno Marsudi mengatakan pihaknya telah mendapat informasi pihak berkompeten di Kerajaan Arab Saudi perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jamaah umrah Indonesia.

Menurut Retno Marsudi, ketentuan itu tertuang di nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada 8 Oktober 2021.

"Nota diplomatik juga menyebutkan, mempertimbangkan masa periode untuk karantina selama 5 hari bagi para jemaah umrah yang tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan," ujar Retno dalam konferensi pers secara daring pada Sabtu (9/10/2021) sore.

Baca juga: Arab Saudi Buka Umrah Bagi Indonesia, Menlu Koordinasi Dengan Menag dan Menkes, Tapi Ada Syaratnya

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, menyatakan izin diberikan karena laju perkembangan Covid-19 di Indonesia mulai membaik dalam beberapa waktu terakhir.

"Kedutaan telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umroh bagi jamaah Indonesia," ujar Retno.

Kementerian Luar Negeri juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan, termasuk otoritas terkait di Kerajaan Saudi Arabia mengenai pelaksanaan kebijakan baru.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengabarkan baru saja pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melakukan kunjungan ke Indonesia, (Youtube Sekretariat Presiden)(Jumat (3/9/2021) pagi). (Youtube Sekretariat Presiden)
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengabarkan baru saja pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melakukan kunjungan ke Indonesia, (Youtube Sekretariat Presiden)(Jumat (3/9/2021) pagi). (Youtube Sekretariat Presiden) ()

“Saya sendiri telah melakukan koordinasi dan komunikasi baik dengan Pak Menteri Kesehatan maupun dengan Pak Menteri Agama,” kata Retno.

Retno Marsudi membocorkan,dalam nota diplomatik tersebut disebutkan kedua pihak dalam tahap akhir pembahasan mengenai pertukaran link teknis dengan Indonesia.

Baca juga: Dapatkan Layanan Internet Rumah Super Cepat dengan XL SATU Lite, Begini Cara Beli dan Benefit

Sebagaimana diketahui, terakhir Menlu meminta Arab Saudi mempertimbangkan pembukaan umrah saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Saudi Arabia di sela-sela pelaksanaan Sidang Majelis Umum PBB ke-76 di New York.

“Komite khusus di Kerajaan Saudi Arabia sedang bekerja saat ini guna meminimalisir segala hambatan yang menghalangi kemungkinan tidak dapatnya jamaah umroh Indonesia untuk melakukan ibadah umroh,” ujarnya.

Berdasarkan keputusan terakhir, Arab Saudi kini telah mengakui vaksin Covid-19 produksi China, Sinovac dan Sinopharm,

Sementara sebelumnya, Arab Saudi hanya mengakui empat vaksin corona yakni Pfizer, AstraZeneca, Modern dan Jhonson and Jhonson. Namun, Saudi mewajibkan pengunjung disuntik vaksin booster dari 4 jenis vaksin yakni Pfizer, AstraZeneca, Moderna dan Jhonson and Jhonson. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muhammad Israjab)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved