Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Polda Sultra Surati Satgas Covid-19, Minta Kontingen PON XX Papua Jalani Karantina Setiba di Kendari

Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) telah melayangkan surat kepada Satuan Tugas atau Satgas Covid-19 setempat.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Surat Permohonan Karantina Kontingen PON Sultra Setiba di Kendari dari Provinsi Papua 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) telah melayangkan surat kepada Satuan Tugas atau Satgas Covid-19 setempat.

Dalam surat yang ditandatangani Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda Sultra Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya itu, meminta para atlet PON XX Papua 2021 dikarantina sepulang berlaga.

Diketahui, kontingen Sulawesi Tenggara (Sultra) berjumlah 182 atlet dan official tengah berada di Provinsi Papua.

Mereka saat ini sedang berlaga memperebutkan medali di 14 cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021.

Surat permohonan karantina ini tertuang dalam nomor: B/4658/X/OPS.1.3/2021 tertanggal 7 Oktober 2021 ditujukan kepada Ketua Satgas Covid-19 Sultra, Nur Endang Abbas.

Baca juga: Sekuriti di Kendari Ikuti Vaksinasi Target 200 Orang, Kerjasama Polda Sultra dan ABUJAPI BPD Sultra

Melalui surat tersebut, Polda Sultra meminta untuk dua hal. Pertama, berkoordinasi dengan Ketua KONI untuk menyiapkan sarana dan prasarana karantina.

"Kedua, melakukan karantina tiga sampai lima hari," tulis surat tersebut.

Karantina dilakukan terhadap atlet, pelatih, official, dan pengawal kontingen Sultra setelah kembali dari Provinsi Papua untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Selain itu, polisi juga mengimbau keluarga atlet untuk tidak menjemput di bandara. Namun penjemputan dibolehkan setelah karantina selama lima hari dijalankan.

"Tidak diperbolehkan konvoi atau pawai euforia kemenangan," jelas isi surat tersebut.

Baca juga: Deklarasi Damai Sulawesi Tenggara Digelar di Polda, Gubernur, Kapolda hingga Kabinda Jadi Pembicara

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat atau Penmas Polda Sultra Kompol Dolfi Kumaseh membenarkan surat tersebut.

"Iya benar. Sebagai tindak lanjut instruksi Satgas Covid-19 Pusat," kata Kompol Dolfi Kumaseh saat dihubungi melalui WhatsApp Messenger, Sabtu (9/10/2021). (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved