Breaking News:

Berita Konawe

Kronologi Dua Warga Konawe Dilarikan ke Rumah Sakit, Saling Tikam Usai Lontarkan Kata Tak Sopan

Keduanya, yakni AS (24) asal Desa Ulua'ao dan K (33) warga Desa Sanuanggamo. Mereka diketahui saling tikam pada Jumat (8/10/2021). 

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso Menjenguk K di Rumah Sakit Setia Bunda. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Dua warga Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Konawe dan Setia Bunda.

Keduanya, yakni AS (24) asal Desa Ulua'ao dan K (33) warga Desa Sanuanggamo. Mereka diketahui saling tikam pada Jumat (8/10/2021). 

Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso mengatakan, kronologi awal peristiwa itu bermula saat K bersama rekannya hendak pulang dari Kabupaten Bombana.

Bersama dengan rekannya menggunakan sepeda motor sekira pukul 23.00 Wita, K melintas di Desa Ulua'ao, Kecamatan Tongauna Utara, Konawe.

K lantas dicegat oleh AS yang sedang minum minuman keras bersama temannya. AS melontarkan kata-kata tak sopan.

Baca juga: Warga Buton Tengah Ditemukan Terbaring Lemas, Hilang Saat Berburu Ayam Hutan Selama 4 Hari

Selanjutnya, mendengar perkataan itu, K kemudian memberhentikan kendaraannya. AS lalu bertanya kepada K, apakah K mengenalnya.

"AS berkata kepada K bahwa 'kamu tidak kenal saya?' dan K berkata 'saya tidak kenal' dan K kembali berkata 'saya adeknya Makmur di Desa Sanuanggamo biarkan saya pulang'," jelasnya melalui rilis, Sabtu (9/10/2021).

K lalu menghidupkan kembali motornya, tiba-tiba AS mencabut pisaunya dan menikam K. Akibatnya, lengan kanan K terluka karena tikaman AS.

K tidak menerima tindakan tersebut, langsung merebut pisau dari tangan AS. AS melarikan diri tetapi K tetap mengejar AS yang telah melukainya.

AKBP Wasis Santoso menjelaskan K kembali membalas AS dengan menikamnya menggunakan pisau milik AS sendiri.

Baca juga: Masyarakat Adat Wawonii Minta Bupati Konawe Kepulauan Jelaskan Isi MoU dengan PT GKP

"Akibat kejadian tersebut AS mengalami luka pada bagian pinggang sebelah kanan dan luka lebam pada mata sebelah kiri," jelas AKBP Wasis Santoso.

Seusai peristiwa naas itu, AKBP Wasis Santoso langsung bersilaturahmi dengan keluarga K sekaligus menjenguknya di RS Setia Bunda, Sabtu (8/10/2021) sekira pukul 12.20 Wita.

Dalam kunjungannya itu, AKBP Wasis Santoso mengimbau kepada keluarga K agar tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.

Ia juga mengimbau agar pihak keluarga menahan diri dan tidak melakukan tindakan balasan yang dapat menyebabkan terjadinya konflik sosial yang mengarah ke SARA. (*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved