Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi Minta DPD RI Tak Bandingkan Pembangunan di Daerah Kepulauan

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi meminta Pemerintah Pusat tak pilih kasih dalam pembangunan khususnya di Daerah Kepulauan.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Diskominfo Sultra
Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi saat menghadiri pertemuan pembahasan Rancangan Undang-Undang atau RUU Daerah Kepulauan di DPD RI. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi meminta Pemerintah Pusat tak pilih kasih dalam pembangunan khususnya di daerah kepulauan.

Hal itu disampaikan usai pernyataan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah atau DPD RI memberikan pernyataan bahwa daerah-daerah termiskin di Indonesia itu didominasi oleh Daerah Kepulauan.

Keduanya menjadi narasumber dalam High Level Meeting BKS Provinsi Kepulauan Bersama DPD RI di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen MPR/DPR/DPD RI, Rabu (6/10/ 2021).

Pertemuan yang digagas BKS ini dalam rangka memperjuangkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang daerah kepulauan.

Menurut Ali Mazi yang juga sebagai Ketua Badan Kerja Sama (BKS) Provinsi Kepulauan, seluruh wilayah di Indonesia harus mendapat perhatian yang sama dari Pemerintah Pusat.

Baca juga: Ibu Gubernur Sultra Ali Mazi Tutup Usia 80 Tahun di RS Bahteramas Kendari, Pulang di Buton Malam ini

“Kita sedang berjuang tentang bagaimana pembagian porsi pembangunan sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Nono (Sampono)," kata Ali Mazi.

"Pembagian porsi pembangunan ini kalau tidak merata, tentu ada anak tiri ada anak kandung. NKRI tentu tidak boleh. Semua kita adalah anak kandung,” ujarnya menambahkan.

Menurut Ali Mazi, tidak boleh ada pembedaan atas hak setiap warga negara. Ia mencontohkan Kota Bogor yang berpenduduk enam juta orang, sementara Sulawesi Tenggara hanya tiga juta orang.

Mana mungkin, dana alokasi umum (DAU) untuk daerah kepulauan dihitung berdasarkan kumpulan wilayah dan jumlah penduduknya semata.

Tentu, daerah kepulauan tidak akan pernah setara dengan daerah daratan. Olehnya itu, perlu ada pendekatan lain untuk menghitung alokasi DAU bagi daerah kepulauan.

Baca juga: Suasana Rumah Duka Ibunda Gubernur Sultra Ali Mazi, Kerabat Berdatangan, Rencana Dimakamkan di Buton

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved