Breaking News:

Berita Konawe

Lahan Diambil Tanpa Sepengetahuan, Warga Kelurahan Bungguosu Konawe Mengeluh ke DPRD

Puluhan warga Keluharan Bungguosu, Kecamatan Konawe, Kabupaten Konawe berunjuk rasa di Gedung DPRD Konawe, Kamis (7/10/2021).

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Arman Tosepu
Puluhan masyarakat Kelurahan Bungguosu, Kecamatan Konawe, Kabupaten Konawe berunjuk rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe, Kamis (7/10/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Puluhan warga Keluharan Bungguosu, Kecamatan Konawe, Kabupaten Konawe berunjuk rasa di Gedung DPRD Konawe, Kamis (7/10/2021).

Kedatangan puluhan warga itu, untuk menyampaikan keluhan mereka terkait lahan warga yang telah diambil dan dijual tanpa sepengetahuan pemilik lahan.

"Sudah sekian lama kami terzolimi dalam hal ini Lahan 2 Bungguosu dan Pusinawi telah diduduki oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Kordinator Lapangan (Korlap) Salim Renga dalam orasinya.

Salim Renga mengatakan warga menduga ada pihak yang mencoba menjadi mafia tanah di lokasi tersebut.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada DPRD Konawe agar melakukan hearing atau rapat dengar pendapat dengan pihak terkait.

Baca juga: Pemda Konawe Utara Rombak Kepala Dinas, Kepala Badan hingga Sekdis, Ruksamin Minta Pembuktian

Kata dia, warga meminta agar Lahan 2 yang berada di Desa Dawi-Dawi, Kecamatan Wonggeduku tersebut digaris polisi oleh pihak kepolisian sebelum ada titik terang mengenai kepemilikan lahan itu.

Seusai berorasi, warga dua desa ini lalu berdialog dengan anggota DPRD Konawe, Hermansyah Pagala di dalam Aula Rapat Gedung DPRD Konawe.

Salim Renga menjelaskan, sekira 168 hektar lahan milik 84 Kepala Keluarga (KK) warga Bungguosu dan Pusinawi di lokasi dua di Desa Dawi-Dawi itu sejak tahun 1987 warga membayar pajaknya.

Kemudian tahun 1993, ada penertiban pajak lahan di lokasi tersebut. Para warga pemilik lahan itu kembali membayar pajak seusai penertiban.

"Sampai tahun 2014. Tahun 2015 sampai tahun 2021 ini tesia (hilang)," lanjut Salim Renga.

Baca juga: PON XX Papua 2021: Atlet Dayung Sulawesi Tenggara Kembali Sumbang 2 Medali Emas, Takraw Perunggu

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved