CPNS dan PPPK

Serba-serbi Alasan Peserta SKD CPNS 2021 Kemendikbud Ristek Terlambat, Akses Sulit, Orangtua Wafat

Inilah serba-serbi alasan keterlambatan peserta SKD CPNS 2021 Kemendikbud Ristek di kampus Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Salah Seorang Peserta SKD CPNS 2021 Kemendikbud Ristek di Kampus UHO Kendari Terlambat, Rabu (6/10/2021) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah serba-serbi alasan keterlambatan peserta SKD CPNS 2021 Kemendikbud Ristek di kampus Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sejumlah peserta SKD CPNS 2021 Kemendikbud Ristek wilayah Sulawesi Tenggara di kampus Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari datang terlambat.

Seperti pantauan TribunnewsSultra.com, Rabu (6/10/2021), seorang peserta SKD CPNS 2021 Kemendikbud Ristek tiba di di Laboratorium Komputer FITK UHO Kendari, enam menit sebelum tes berlangsung untuk sesi kedua.

Peserta tersebut tampak berlari dan panitia langsung mengarahkan untuk segera melakukan registrasi dan memperoleh PIN peserta.

Sementara pintu ruangan telah tertutup dan panitia juga terlihat geregetan dengan keterlambatan peserta karena 6 menit lagi akan dimulai.

Baca juga: SKD CPNS 2021 Kemendikbud Ristek di Kampus UHO Kendari Sempat Terkendala Jaringan, Hanya 3 Menit

Namun mereka tetap berusaha membantu peserta agar bisa masuk ke ruangan dan mengikuti tes sebelum dimulai.

Setelah mendapatkan PIN, peserta kemudian berlari menuju ruang CAT untuk mengikuti tes SKD CPNS 2021 Kemendikbud Ristek.

Belakangan diketahui, ternyata keterlambatan peserta SKD CPNS 2021 Kemendikbud Ristek sudah terjadi sejak hari pertama pelaksanaan SKD tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Panitia Lokal SKD CPNS 2021 Kemendikbud Ristek sekaligus Penanggung Jawab Laboratorium Komputer FITK UHO, Sawaludin.

Ia mengatakan peserta SKD kali ini bukan hanya yang berdomisili di Kota Kendari atau Sulawesi Tenggara, tapi bahkan dari provinsi lain.

Baca juga: Ribuan Peserta Ikut Tes SKD CPNS 2021 Kemendikbud Ristek di Kampus UHO Kendari, 56 Kuota

Lanjutnya, jika ada peserta yang terlambat dan tidak memungkinkan untuk mengikuti tes maka peserta tersebut otomatis tak dapat melanjutkan proses berikutnya.

"Banyak kejadian, yang tidak hadir juga banyak. Untuk hari ini di sesi pertama tujuh atau sembilan orang tidak hadir," kata Sawaludin.

Kemarin pada sesi keempat, Sawaludin juga menceritakan jika ada peserta SKD CPNS 2021 Kemendikbud Ristek yang masih saja tidak tahu adanya syarat wajib swab antigen.

"Dia tidak tahu ada syarat swab antigen padahal dia pegawai honorer kita di Pustik UHO, dia pergi ke RS Aliyah pas tiba di sini sudah lewat lima menit, jadi dia tidak bisa ikut," ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved