Breaking News:

Kendari Kita

Tak Ada Lagi Pasien Covid-19 di Kota Kendari yang Dirawat di Rumah Sakit, Tetap Disiplin Prokes

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan kasus pandemi Covid-19 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai melandai. 

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan kasus pandemi Covid-19 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai melandai. 

Ia menyebutkan saat ini sudah tak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). 

"Sisanya melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing," kata Sulkarnain Kadir, Selasa (5/10/2021). 

Ia berharap situasi ini bisa dipertahankan bahkan sebisa mungkin ditingkatkan. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan. 

Lantaran menurutnya, hal itu sudah terbukti efektif, di mana dalam waktu kurang lebih dua bulan sudah bisa menurunkan kasus positif Covid-19 di Kota Kendari dengan sangat signifikan.

Baca juga: 304 Orang Vaksinasi Covid-19 di SMK Negeri 1 Unaaha, Pelajar, Lansia, hingga Masyarakat Umum Konawe

"Mudah-mudahan ini bisa kita jaga bersama dan bisa segera mengantarkan kita keluar dari pandemi Covid-19," ujarnya. 

Senada dengan Wali Kota Kendari, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari drg Rahminingrum mengatakan Kota Kendari kini benar-benar sudah tidak ada lagi pasien Covid-19 yang di rawat di rumah sakit

Selain itu, sudah dua pekan ini di Kota Kendari, hampir setiap hari nol kasus Covid-19. Kata dia, hanya ada dua atau tiga kasus dalam sehari.

drg Rahminingrum mengatakan di Kota Kendari tersisa empat kelurahan berada di zona kuning, selebihnya sudah zona hijau. 

Ia menyampaikan jika penurunan kasus Covid-19 tersebut karena kerjasama semua pihak, termasuk awak media yang menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat.

Baca juga: Daftar 44 Kabupaten/Kota Perpanjang PPKM Level 3 di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan Aturan

"Ini karena peran insan kesehatan dan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, dan pada saat ini yang betul-betul harus dikedepankan adalah vaksinasi dan protokol kesehatan," tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved