Breaking News:

Berita Kendari

2 Korban Angkot Terjun ke Sungai Tabrak Batas Jalan Jembatan Dirawat Intensif di RSUD Kota Kendari

Sebanyak dua korban kecelakaan angkot terjun ke sungai usai tabrak pembatas jalan jembatan kini masih menjalani perawatan intensif.

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Sebanyak dua korban kecelakaan angkot terjun ke sungai usai menabrak pembatas jalan jembatan di Jalan P Antasari, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara dirawat di RSUD Kota Kendari, Senin (4/10/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak dua korban kecelakaan angkot terjun ke sungai usai tabrak pembatas jalan jembatan kini masih menjalani perawatan intensif.

Kasat Lantas Polres Kendari, IPTU Reza Amiruddin mengatakan kedua korban tersebut sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kota Kendari.

“Untuk jumlah orang dalam mobil sebanyak 14 orang terdiri dari 10 laki-laki dan empat perempuan, dan saat ini dua orang masih menjalani perawatan di RS Abunawas," katanya melalui rilis, Senin (4/10/2021).

Sementara itu, ke-12 korban lainnya telah kembali ke rumah masing-masing usai mendapatkan pertolongan pertama.

IPTU Reza Amiruddin menjelaskan kronologis kejadian kecelakaan tunggal tersebut berawal dari angkot bergerak dari arah kampus Universitas Halu Oleo (UHO).

Baca juga: Gegara Angkot Terjun ke Sungai di Kota Kendari, 11 Penumpang Luka-luka hingga Patah Tulang

"Mobil Mikrolet NRKB DT 1598 UF dikemudikan lelaki berinisial BM bersama 13 penumpang lainnya menuju Lorong Jambu dengan kecepatan sedang," jelasnya.

Saat angkot tersebut menghindari mobil box yang hendak bersamaan memasuki jembatan membuat angkot kehilangan kendali.

Akibatnya. angkot yang ditumpangi ke-14 korban tersebut menabrak pembatas jalan jembatan hingga terjun ke sungai.

Angkot terjun ke aliran sungai usai menabrak pembatas jalan jembatan di Jalan P Antasari, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (4/10/2021).
Angkot terjun ke aliran sungai usai menabrak pembatas jalan jembatan di Jalan P Antasari, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (4/10/2021). (Istimewa)

Sebelumnya, sebuah angkutan kota (angkot) atau biasa disebut pete-pete nyungsep, usai tabrak pembatas jalan jembatan di Kendari, Sultra, Senin (4/10/2021).

Akibatnya, angkutan kota tersebut terjun ke aliran sungai di bawah jembatan hingga membuat mobil penyok parah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved