Breaking News:

Berita Kendari

Angka Covid-19 Menurun, Pemkot Kendari Bakal Tambah Jumlah Siswa 100 Persen di Ruang Kelas

Namun yang menjadi kabar gembira adalah sejauh ini tidak ada kasus Covid-19 yang muncul selama PTM.

(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
Kolase Foto, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kiri) dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Olahraga Kendari, Makmur (kanan) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Evaluasi pembelajaran tatap muka atau PTM di Kota Kendari, Pemerintah Kota bakal menambah kapasitas siswa yang akan mengikuti PTM.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir. Ia mengatakan meskipun hasil evaluasi masih ada 1 atau 2 sekolah yang kekurangan fasilitas cuci tangan.

Namun yang menjadi kabar gembira adalah sejauh ini tidak ada kasus Covid-19 yang muncul selama PTM.

"Biasa anak-anak kita di usia bermain kadang-kadang agak lepas kontrol ketika bermain tidak menjaga jarak. Tetapi sejauh ini Alhamdulillah tidak ada kasus yang muncul di sekolah," kata Sulkarnain, Selasa (28/9/2021).

Berdasarkan hal tersebut, Sulkarnain mengatakan Pemkot Kendari sudah mempertimbangkan membuat skenario baru dengan menambah kapasitas siswa yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Pasar Mokoau Kendari Dibangun Tanpa Izin, Pemkot Siap Kerahkan Satpol PP hingga Anggota TNI Polri

"Sebelumnya kan kisarannya 30 hingga 50 persen, nanti untuk sekolah-sekolah yang memungkinkan dan memadai fasilitasnya kita dorong sekitar 70 hingga 75 persen itu tatap muka dan sisanya akan di backup dengan daring," jelasnya.

Di samping itu, Sulkarnain mengaku belum berani mengambil langkah untuk membuat skenario PTM secara normal atau kehadiran siswa di sekolah 100 persen.

Mengingat situasi di Kota Kendari yang mulai kondusif dalam artian telah berada di zona hijau terkait penyebaran Covid-19.

"Sejauh ini belum, karena untuk normal betul 100 persen rasanya masih beresiko sekali. Karena kita tidak mau kondisi yang sudah sangat kondusif, sangat baik dan zona hijau sekarang. Itu kembali merah, itu yang kami tidak mau," tegasnya.

Sehingga menurutnya, PTM dilaksanakan secara bertahap, hingga pada akhirnya bisa kembali ke situasi normal.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved