Breaking News:

Berita Konawe

154 Industri Kecil Menengah di Kabupaten Konawe Macet Karena Pandemi Covid-19, Kini Berangsur Pulih

Sebanyak 154 industri kecil menengah atau IKM di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) macet saat pandemi Covid-19.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Arman Tosepu
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Konawe, Jahiuddin. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Sebanyak 154 industri kecil menengah atau IKM di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) macet saat pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Konawe, Jahiuddin baru-baru ini.

Jahiuddin mengatakan pihaknya mencatat sebanyak 253 industri kecil menengah. Berdasarkan jumlah tersebut, 154 industri kecil menengah macet atau hampir gulung tikar karena pandemi Covid-19.

"Karena bahan bakunya yang kesulitan," kata Jahiuddin kepada TribunnewsSultra.com.

Selain itu, Jahiuddin juga menyebut faktor penyebab lainnya adalah dari segi pembiayaan. Namun, saat ini 154 industri kecil menengah itu mulai berangsur pulih dan beroperasi.

Baca juga: Pendapatan Turun Gegara Covid-19, Mayoritas Warga Kendari Ingin Imbauan Tinggal di Rumah Dihentikan

"Sudah berjalan dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, Jahiuddin mengatakan khusus untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih ada kelanjutan bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Pusat.

Bansos itu diketahui, kata dia, diperuntukan untuk membantu UMKM berangsur pulih seusai dihantam pandemi Covid-19.

Jahiuddin menambahkan pihaknya hanya bertugas meng-input data dari pemerintah desa atau kecamatan setempat.

"Penentuannya itu dari kementerian," katanya.

Kepala Disperindag dan Koperasi ini juga membenarkan jika program bansos UMKM itu masih akan berlanjut hingga akhir tahun 2021. (*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved